PP ‘Aisyiyah Gelar Konsolidasi Nasional Batch V di Makassar, Begini Pesan Siti Noordjannah
TVMU.TV - Konsolidasi Nasional Batch V Regional Sulawesi resmi digelar Majelis Kesehatan Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah di Kota Makassar pada Sabtu (25/10).
Ketua Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah, Siti Noordjannah Djohantini, saat membuka menegaskan bahwa dakwah di bidang kesehatan bukanlah hal baru, melainkan gerakan yang telah lama ada dan akan terus ditingkatkan sejalan dengan mandat organisasi.
“Mandat dari pimpinan pusat ‘Aisyiyah untuk Majelis Kesehatan adalah meluaskan, menguatkan pemberdayaan kesehatan di seluruh pelosok, termasuk di tempat-tempat kritis yang itu menjadi keputusan tanwir ‘Aisyiyah,” jelas Noordjannah, menggarisbawahi urgensi peningkatan layanan kesehatan.
Sejalan dengan tema konsolidasi, "Penguatan Kepemimpinan untuk Percepatan Aksi Dakwah Kesehatan ‘Aisyiyah," Noordjannah mengingatkan para kader bahwa dakwah masif ini harus dibarengi dengan kualitas kepemimpinan yang memadai.
Ia menekankan bahwa ‘Aisyiyah adalah wadah besar bagi perempuan Muslim untuk bergerak dan berdakwah, menolak anggapan bahwa ‘Aisyiyah adalah organisasi kecil atau baru.
“Aisyiyah ini besar sekali. ‘Aisyiyah ini bukan kecil. ‘Aisyiyah ini bukan organisasi yang baru lahir 10 bahkan 50 tahun. ‘Aisyiyah ini sudah menebarkan kemanfaatan dan kekuatan yang sangat besar,” tegasnya.
Oleh karena itu, setiap pimpinan ‘Aisyiyah diimbau untuk berkhidmat secara serius, menjadikan kepemimpinan sebagai teladan yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur'an dan As-Sunnah.
Dalam upaya mendorong refleksi diri di kalangan pimpinan, Noordjannah menyampaikan sebuah kata kunci penting dalam berkhidmat. Ia menekankan perbedaan antara kesibukan semata dengan produktivitas nyata.
“Pemimpin yang dinamis tetapi aktif, pemimpin yang dinamis tetapi produktif. Bukan kepemimpinan ‘Aisyiyah yang sepertinya sibuk ke sana kemari, tetapi tidak memperlihatkan kemajuan-kemajuan sebagaimana yang diharapkan,” tandasnya, menyerukan para kader untuk memastikan bahwa segala aktivitas kepemimpinan harus berujung pada kemajuan dan kemanfaatan yang nyata bagi umat.
Konsolidasi ini menjadi momentum strategis bagi ‘Aisyiyah wilayah Sulawesi untuk memperkuat struktur kepemimpinan dan menyusun aksi nyata dalam menyebarkan dakwah kesehatan ke daerah-daerah yang paling membutuhkan.