PP Muhammadiyah Dorong Implementasi Digitalisasi Hingga Tingkat Ranting

PP Muhammadiyah Dorong Implementasi Digitalisasi Hingga Tingkat Ranting
Rapat Koordinasi Nasional antara PP Muhammadiyah, Majelis Pustaka dan Informasi (MPI), serta Laboratorium Muhammadiyah (LabMu) bersama PWM se-Indonesia, Selasa (11/11). Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah terus memperkuat langkah reformasi dan digitalisasi organisasi. Hal ini ditegaskan dalam Koordinasi Nasional antara PP Muhammadiyah, Majelis Pustaka dan Informasi (MPI), serta Laboratorium Muhammadiyah (LabMu) bersama Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) se-Indonesia, Selasa (11/11).

Kegiatan yang dihadiri Ketua PP Muhammadiyah Agung Danarto dan Sekretaris PP Muhammadiyah Muhammad Sayuti ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan program strategis hasil amanat Muktamar Muhammadiyah di Surakarta, khususnya pada poin ketujuh tentang reformasi organisasi dan digitalisasi sistem persyarikatan.

PP Muhammadiyah telah menerbitkan sejumlah kebijakan dan program strategis yang mendukung arah tersebut. Beberapa di antaranya adalah penguatan fondasi digital persyarikatan, pengelolaan ekosistem digital Muhammadiyah, serta pemberlakuan kartu anggota digital (E-KTAM) Nasional. Program lain seperti DOM, SSO, dan SatuMu juga menjadi bagian dari upaya besar digitalisasi sistem organisasi.

Menurut Agung Danarto, transformasi digital merupakan langkah nyata Muhammadiyah dalam beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar persyarikatan.

“Perlunya reformasi organisasi dan digitalisasi sistem organisasi, yang tersistem, sehingga keberadaan dan nilai Muhammadiyah semakin profesional, maju, dan modern,” ujar Agung.

Agung juga menegaskan bahwa koordinasi nasional ini tidak boleh berhenti pada tataran formalitas semata. Ia berharap hasilnya dapat segera diimplementasikan secara menyeluruh hingga ke tingkat ranting di seluruh Indonesia.

“Kegiatan koordinasi antara pusat dan wilayah ini tidak hanya sekadar formalitas, tetapi dapat segera diimplementasikan secara menyeluruh hingga tingkat ranting,” tambahnya.

Menutup arahannya, Agung mendorong seluruh elemen Muhammadiyah untuk bersinergi dalam membangun sistem organisasi yang terdigitalisasi, efisien, dan berkelanjutan, demi mewujudkan persyarikatan yang semakin profesional, maju, dan modern.