PP Muhammadiyah Jajaki Kerja Sama Pascasarjana dan Doktoral dengan Monash University Indonesia
TVMU.TV - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menjajaki peluang kemitraan strategis di bidang pendidikan tinggi dengan delegasi Monash University Indonesia. Pertemuan yang digelar di Kantor PP Muhammadiyah Jakarta pada Rabu (14/1) ini fokus membuka peluang kerja sama pada jenjang pascasarjana dan doktoral, serta kolaborasi riset.
Kunjungan ini diterima oleh Prof. Jamhari Makruf selaku Pimpinan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah dan Matthew Nicholson, Pro Vice-Chancellor and President Monash University Indonesia. Monash, yang konsisten berada di jajaran 50 besar universitas terbaik dunia (peringkat 36 QS 2025), menawarkan kerja sama berbasis co-creation.
Dalam paparannya, Monash University Indonesia memaparkan portofolio program akademiknya. Untuk jenjang pascasarjana, universitas ini menawarkan beragam program seperti Master of Data Science, Master of Public Health, Master of Cyber Security, dan Master of Sustainability, di antara program-program lainnya.
Matthew Nicholson menyatakan bahwa Monash terbuka untuk merancang kemitraan pascasarjana yang disesuaikan (tailored postgraduate partnerships) dengan Muhammadiyah. Bentuknya dapat berupa jalur studi fleksibel, program gelar bersama (joint degree), hingga model pembimbingan kolaboratif untuk program doktoral.
Monash juga menyampaikan dukungannya untuk penguatan riset melalui skema beasiswa PhD, termasuk Indonesia International Development Scholarship Program (IIDSP) yang terbuka bagi sivitas akademika Indonesia, termasuk dari Muhammadiyah.
Prof. Jamhari Makruf menyambut baik inisiatif ini dan menegaskan kesiapan Muhammadiyah. Dengan jejaring perguruan tinggi dan sekolahnya yang luas, Muhammadiyah siap memperluas kolaborasi global yang berdampak nyata bagi pengembangan pendidikan, riset, dan kemanusiaan di Indonesia.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju kerja sama berkelanjutan antara kedua lembaga, menggabungkan kekuatan akademik global Monash dengan jaringan dan pengalaman nasional Muhammadiyah.