Prabowo Reshuffle Kabinet, Haedar Nashir Harap Jaga Amanat Berat

Prabowo Reshuffle Kabinet, Haedar Nashir Harap Jaga Amanat Berat
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir/ Foto: Tangkap layar YouTube tvMu Channel.

TVMU.TV - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir berharap para menteri yang baru bergabung ke kabinet Presiden RI Prabowo Subianto menjaga amanat berat, karena menduduki jabatan di tengah sorotan dan aspirasi publik yang sangat tinggi pasca aksi demo dan kerusuhan akhir Agustus 2025.

Harapan itu disampaikan menyusul perombakan kabinet yang ditandai dengan pelantikan empat menteri dan satu wakil menteri di Istana, Jakarta, Senin (8/9) sore.

Haedar menegaskan bahwa dalam aspek kemampuan di bidangnya maupun sikap moral selaku pejabat publik akan selalu dihisab publik.  Salah ucapan, gesture, dan sikap keseharian pun akan dinilai dengan penuh sensitivitas tinggi oleh publik.

“Jabatan baru itu bukan kebanggaan, tetapi amanat yang sangat berat sejalan mandat Asta Cita Presiden dan Konstitusi,” jelasnya.

Karenanya, lanjut Haedar, para pembantu Presiden tersebut selain diharapkan dapat menyelesaikan tugas-tugasnya dengan sangat baik dan memenuhi harapan baru rakyat yang begitu tinggi, pada saat yang sama harus menjadi pejabat publik yang bijak dan seksama.

“Jangan menunjukkan sikap tindak yang sembarangan apalagi menyakiti hati rakyat, belajarlah empati dan peduli pada keadaan dan nasib rakyat yang hidupnya susah,” pesannya.

Diakhir, Haedar berpesan agar menjadi pejabat publik yang sepenuhnya mengabdi untuk bangsa dan negara.

“Sisihkan kepentingan diri dan apapun yang dapat mencederai mandat Presiden untuk berkhidmat seutuhnya bagi rakyat,” pungkasnya.

Dalam reshuffle ini, Prabowo melantik Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani.

Purbaya sebelumnya menjabat Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Selain itu, anggota DPR Fraksi Golkar Mukhtarudin dilantik sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) menggantikan Abdul Kadir Karding.

Kemudian, Ferry Juliantono diangkat sebagai Menteri Koperasi menggantikan Budi Arie Setiadi. Ferry sebelumnya menjabat Wakil Menteri Koperasi

 Adapun Irfan Yusuf atau Gus Irfan dipercaya sebagai Menteri Haji dan Umrah setelah sebelumnya menjabat Kepala Badan Penyelenggara Haji dan Umrah.

Sementara itu, Dahnil Anzar Simanjuntak dilantik sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah.

Pada prosesi pelantikan, mereka mengucapkan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo, lalu menandatangani berita acara pelantikan.