Prodi Hukum Keluarga Islam UMJ Raih Akreditasi Unggul dari BAN-PT

Prodi Hukum Keluarga Islam UMJ Raih Akreditasi Unggul dari BAN-PT
Prodi Hukum Keluarga Islam FAI UMJ resmi meraih akreditasi Unggul dari BAN-PT melalui SK Nomor 8259/SK/BAN-PT/Ak/S/XI/2025. Foto: UMJ.

TVMU.TV - Program Studi (Prodi) Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) resmi meraih akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) melalui SK Nomor 8259/SK/BAN-PT/Ak/S/XI/2025.

Predikat tertinggi ini menjadi capaian penting yang menegaskan komitmen UMJ dalam meningkatkan mutu pendidikan dan layanan akademik secara berkelanjutan.

Ketua Prodi HKI FAI UMJ, Usman Alfarisi mengungkapkan bahwa proses menuju akreditasi Unggul telah dipersiapkan sejak awal 2024.

Ia menyebutkan bahwa capaian ini lahir dari kerja kolektif tim dosen, tenaga kependidikan, dan dukungan pimpinan fakultas maupun universitas.

“Kami melakukan persiapan matang sejak awal 2024 dengan melibatkan tim dosen yang solid serta dukungan penuh dari pimpinan fakultas dan universitas,” ujarnya.

Usman menjelaskan bahwa sejumlah indikator menjadi penentu predikat Unggul, mulai dari peningkatan kualitas penelitian dan pengabdian masyarakat, hingga penguatan rekognisi dosen di tingkat nasional dan internasional. Para dosen aktif terlibat dalam forum akademik global sebagai pembicara maupun peserta, yang turut meningkatkan reputasi program studi.

“Kami terus memperkuat budaya riset dan publikasi ilmiah agar dapat bersaing di tingkat global. Dosen-dosen kami juga aktif menjadi pembicara dan peserta di forum akademik internasional,” paparnya.

Meski proses akreditasi diwarnai sejumlah kendala teknis pada sistem data, Usman menegaskan bahwa hal tersebut dapat teratasi melalui koordinasi dan kerja sama yang baik. Tim HKI mampu meyakinkan asesor dengan menunjukkan bukti nyata kinerja akademik dan tata kelola program studi.

“Sempat ada kendala pada sistem data, tetapi kami tetap fokus dan berhasil meyakinkan asesor melalui asesmen lapangan dengan menunjukkan bukti konkret capaian akademik dan manajerial,” katanya.

Usman berharap capaian ini menjadi motivasi bagi program studi lain di UMJ untuk terus meningkatkan kualitas akademik.

“Kami ingin capaian ini menjadi pemicu semangat bagi prodi lain untuk terus berbenah dan meraih akreditasi unggul juga,” ujarnya.

Ke depan, Prodi HKI akan memperkuat kerja sama strategis dengan berbagai lembaga profesi, termasuk Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI), terutama dalam program pendidikan advokat bagi mahasiswa.

“Dengan kerja sama tersebut, kami ingin membekali mahasiswa tidak hanya dengan teori, tetapi juga keterampilan praktis hukum yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.