Ribuan Guru Hadiri Apel Akbar Milad TK ABA ke-107, Mendikdasmen Mu'ti Tegaskan Peran Guru Sebagai Rol Model

Ribuan Guru Hadiri Apel Akbar Milad TK ABA ke-107, Mendikdasmen Mu'ti Tegaskan Peran Guru Sebagai Rol Model
Acara Apel Akbar Peringatan Milad ke-107 TK ABA dan Milad ke-29 IGABA yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah IGABA Jawa Tengah di GOR Jatidiri, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (24/10). Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah sekaligus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., menegaskan pentingnya peran guru Taman Kanak-Kanak (TK) sebagai panutan (role model) dan sosok orang tua kedua dalam membentuk karakter serta kepribadian anak sejak usia dini.

Pesan strategis tersebut disampaikan Abdul Mu’ti saat memberikan amanat dalam perhelatan Apel Akbar Peringatan Milad ke-107 TK 'Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) dan Milad ke-29 Ikatan Guru 'Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah IGABA Jawa Tengah di GOR Jatidiri, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Sabtu, 24 Oktober 2026.

Mu'ti memaparkan bahwa mendidik anak pada fase awal pertumbuhan membutuhkan kesabaran ekstra, keteladanan, serta curahan kasih sayang yang tulus dari para pendidik.

“Ibu-ibu (guru) adalah role model. Karena ibu-ibu adalah teladan bagi para murid. Maka ibu tidak hanya hadir sebagai seorang pengajar, tapi hadir sebagai orang tua,” ujar Abdul Mu’ti di Semarang, Sabtu, 24 Oktober 2026.

Sejarah kiprah ‘Aisyiyah dalam pendidikan anak usia dini (PAUD) di Indonesia telah membentang lebih dari satu abad sejak perintisan lembaga Frobel pada 1919 yang kemudian berganti nama menjadi TK 'Aisyiyah Bustanul Athfal pada 1924. Pendirian TK ABA menjadi pelopor pendidikan inklusif berbasis Islam dan nilai nasionalisme bagi anak-anak Indonesia tanpa sekat sosial.

Sejalan dengan hal itu, Ketua Umum PP 'Aisyiyah, Dr. Salmah Orbayinah, M.Kes., Apt., menggarisbawahi bahwa guru TK memegang peranan kunci dalam mengeksplorasi potensi dan fondasi akhlak anak sesuai petunjuk Al-Qur'an Surah An-Nahl ayat 78.

Salmah berpesan agar para guru senantiasa mengasah kompetensi keilmuan modern serta mengedepankan pendekatan kasih sayang dalam setiap proses pembelajaran.

“Dan tentunya di tangan bapak ibu semuanya yang mengajar dengan penuh kasih sayang, anak-anak akan mulai mengenal siapa dirinya sesungguhnya,” tutur Salmah Orbayinah.

Ia memungkas, “Dengan skill yang dimiliki, bapak ibu guru bisa mengajar dengan sepenuh hati, penuh kasih sayang, dan mengutamakan keteladanan bagi para anak didik kita. Guru yang baik adalah guru yang bukan hanya mampu mengajar, tapi harus bisa mengajar dengan sepenuh hati dan tentunya juga mampu memperbarui keilmuan pada dirinya sendiri.”

Melalui perayaan milad ini, ribuan pendidik di bawah naungan IGABA diharapkan semakin solid dan berkomitmen melahirkan generasi emas Indonesia yang berakhlak mulia, mandiri, dan berkemajuan.