Ribuan Jemaah Haji Indonesia Mulai Bergerak ke Makkah, Singgah di Bir Ali untuk Miqat
TVMU.TV - Ribuan jemaah haji Indonesia gelombang pertama mulai diberangkatkan dari Madinah menuju Makkah pada Kamis (30/4/2026), menandai dimulainya tahapan penting dalam rangkaian ibadah haji. Sebelum melanjutkan perjalanan, seluruh jemaah singgah di Masjid Dzul Hulaifah atau Bir Ali, yang merupakan titik miqat makani.
Sebanyak enam kelompok terbang (kloter) diberangkatkan dari Hotel Taiba Front dan Hotel Makarem Suite di Madinah. Mayoritas jemaah berangkat sesuai jadwal, meski sejumlah jemaah dari embarkasi Palembang, Medan, dan Jakarta mengalami penundaan akibat kondisi kesehatan.
Sekitar pukul 07.00 Waktu Arab Saudi, kloter YAI 1 tiba di Bir Ali menggunakan delapan bus. Di lokasi tersebut, jemaah melaksanakan rangkaian miqat, mulai dari wudu, salat sunah dua rakaat, hingga berniat ihram sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah.
Meski jemaah lanjut usia dianjurkan tetap berada di dalam bus demi efisiensi, sebagian memilih turun untuk beribadah langsung di masjid. Salah satunya Kusna, jemaah asal Kulonprogo.
“Alhamdulillah bisa sampai di sini. Semoga seluruh rangkaian ibadah haji berjalan lancar dan menjadi haji mabrur,” ungkapnya.
Bir Ali merupakan lokasi miqat bagi jemaah yang berangkat dari Madinah dan memiliki nilai historis karena menjadi tempat Rasulullah memulai ihram saat menunaikan ibadah haji.
Untuk menjaga kelancaran, petugas Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) membatasi waktu singgah maksimal 15 menit per rombongan. Dalam sehari, sekitar 127 bus jemaah Indonesia melintasi titik ini, dengan batas akhir keberangkatan pukul 17.00 WAS.
Kepala Daerah Kerja Madinah, Khalilurrahman, mengingatkan jemaah untuk menjaga kondisi fisik, terutama karena suhu di Makkah lebih tinggi dibandingkan Madinah.
Ia mengimbau jemaah membawa perlengkapan pelindung seperti masker, topi, payung, dan kacamata, serta menjaga asupan cairan dan nutrisi.
Sementara itu, Kepala Sektor Khusus Bir Ali, Divia Ardianto, menekankan pentingnya disiplin waktu, khususnya bagi jemaah lansia atau yang kurang fit, agar tetap berada di dalam bus selama proses miqat berlangsung.
Pergeseran jemaah dari Madinah menuju Makkah melalui Bir Ali dijadwalkan berlangsung hingga 16 Mei 2026. Petugas memastikan seluruh jemaah telah mengenakan ihram, berniat, serta tetap dalam pengawasan agar tidak terpisah dari rombongan. (Finny Auliany)