Saad Ibrahim: Manusia Diciptakan Berawal dari Ruh, Baru Fisik
TVMU.TV - Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Saad Ibrahim, menegaskan bahwa penciptaan manusia oleh Allah SWT adalah anugerah sekaligus tanggung jawab yang sarat makna. Hal ini disampaikan dalam Kajian dan Konsolidasi Muhammadiyah se-Kabupaten Kediri pada Ahad pagi (11/1).
Dalam pemaparannya, Saad merujuk pada penjelasan Al-Qur'an, terutama Surah Al-Mu'minun ayat 12–14, yang menguraikan tahap-tahap penciptaan fisik manusia.
Saad kemudian mengangkat pertanyaan teologis mendasar: apakah manusia diciptakan lebih dahulu secara fisik atau rohaniah?
“Sejatinya manusia telah diberi petunjuk oleh Allah, diberi hidayah sebelum memiliki tubuh. Artinya, kita sudah pernah dididik dan diberi petunjuk oleh Allah sebelum diciptakannya fisik,” tutur Saad.
Ia menjelaskan bahwa hakikat penciptaan manusia diawali dari aspek rohani. Pemahaman ini dikaitkannya dengan peristiwa pengambilan kesaksian (mitsaq) yang dijelaskan dalam Surah Al-A'raf ayat 172, di mana seluruh ruh anak Adam telah bersaksi atas ketuhanan Allah sebelum mereka dilahirkan ke dunia.
Dari penjelasan itu, Saad menyimpulkan bahwa setiap manusia lahir dengan bekal fitrah, yakni kecenderungan alami untuk beragama dan mengenal Tuhannya.
“Manusia sejak awal telah diberi hidayah dan dibekali fitrah. Fitrah itu adalah kecenderungan alami manusia untuk beragama dan bertuhan,” pungkasnya.
Kajian ini mengingatkan bahwa kehidupan manusia tidak hanya bersifat material, tetapi memiliki dimensi spiritual yang dalam. Setiap individu, sejak awal penciptaannya, telah dibekali potensi untuk menerima kebenaran, yang menuntut tanggung jawab untuk menjalani hidup dengan etika dan keimanan yang lurus.