EMT Muhammadiyah Perkuat Kolaborasi Global, Teken Kerja Sama 5 Tahun dengan ISAR Jerman

EMT Muhammadiyah Perkuat Kolaborasi Global, Teken Kerja Sama 5 Tahun dengan ISAR Jerman
EMT Muhammadiyah memperkuat kolaborasi internasional dalam respons kesehatan darurat melalui partisipasi dalam EMT Twinning Program bersama EMT ISAR Germany yang difasilitasi World Health Organization pada 14–15 April 2026. Foto: muhammadiyah.or.id.

TVMU.TV - Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) melalui Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah memperkuat kolaborasi internasional dalam respons kesehatan darurat. Upaya ini dilakukan melalui partisipasi dalam EMT Twinning Program bersama EMT ISAR Germany yang difasilitasi World Health Organization pada 14–15 April 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi peningkatan kapasitas tim medis darurat melalui pembelajaran bersama dan pertukaran praktik terbaik di tingkat global. Selama forum berlangsung, peserta mengevaluasi capaian kemitraan yang telah berjalan selama tiga tahun terakhir sekaligus merumuskan rencana kolaborasi lanjutan.

Dalam forum tersebut, EMT Muhammadiyah menegaskan komitmennya untuk memenuhi standar EMT sesuai klasifikasi WHO serta meningkatkan kesiapsiagaan dalam memberikan layanan kesehatan darurat saat terjadi bencana.

Pada hari kedua kegiatan, Pimpinan Pusat Muhammadiyah menandatangani kerja sama baru dengan ISAR Germany untuk periode lima tahun ke depan. Kesepakatan ini menjadi kelanjutan dari kemitraan sebelumnya sekaligus langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi global di bidang kesehatan kebencanaan.

Penandatanganan kerja sama tersebut turut disaksikan oleh sekretariat EMT WHO serta perwakilan regional WHO dari berbagai kawasan.

Program EMT Twinning sendiri merupakan inisiatif WHO yang dirancang untuk memperkuat kapasitas tim medis darurat melalui pendekatan kemitraan antara EMT yang telah terklasifikasi dengan EMT yang masih dalam tahap pengembangan atau validasi. Program ini menjadi salah satu instrumen penting dalam membangun sistem respons kesehatan darurat yang berkelanjutan di tingkat nasional dan global.

Sejak 2020, program ini juga didukung oleh Global Health Protection Programme (GHPP) yang didanai pemerintah Jerman melalui Robert Koch Institute sebagai EMT National Focal Point. Program tersebut telah mengoordinasikan berbagai kemitraan lintas kawasan, termasuk di Eropa, Afrika, dan Pasifik Barat.

Forum ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman antar-EMT lintas negara untuk mengidentifikasi praktik terbaik, tantangan, serta peluang penguatan kemitraan. Diskusi mencakup aspek teknis dan operasional, pemetaan pemangku kepentingan, hingga penyusunan rekomendasi strategis.

Melalui pendekatan partisipatif, kegiatan ini diharapkan menghasilkan pembelajaran yang dapat memperkuat sistem EMT global sekaligus meningkatkan kualitas layanan kemanusiaan.

Partisipasi EMT Muhammadiyah dalam forum internasional ini menegaskan komitmen MDMC dalam memperkuat kapasitas respons kesehatan darurat berbasis standar global, serta memperluas jejaring kolaborasi untuk menghadirkan layanan kemanusiaan yang lebih profesional dan berdampak luas.