SWSC Unismuh Makassar Latih Duta Kampus Kelola Sampah Berkelanjutan
TVMU.TV - Sustainable Waste Solutions Center (SWSC) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar membekali Komunitas Duta Kampus dengan pengetahuan dan praktik pengelolaan sampah berkelanjutan melalui kegiatan bertajuk “Edukasi Sampah dan Gerakan Peduli Kebersihan: Wujudkan Lingkungan Sehat”, Rabu (8/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya Green Campus sekaligus mendorong mahasiswa menjadi agen perubahan dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Kegiatan yang dipusatkan di Bank Sampah Unismuh Makassar tersebut menggabungkan edukasi, praktik pengelolaan sampah, hingga aksi bersih lingkungan. Sebanyak 30 anggota Komunitas Duta Kampus mengikuti rangkaian kegiatan bersama Duta Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Selatan dan tim Eco Ranger SWSC Unismuh Makassar.
Ketua LPKA Unismuh Makassar, Dr. Ir. Nenny, S.T., M.T., IPM, yang membuka kegiatan menegaskan bahwa Duta Kampus memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran lingkungan di kalangan mahasiswa.
“Duta Kampus diharapkan dapat menjadi corong yang menyebarluaskan edukasi dan kesadaran lingkungan kepada seluruh mahasiswa sehingga budaya peduli kebersihan dapat tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan kampus,” ujar Nenny.
Mewakili Kepala SWSC Unismuh Makassar, Sahlan, S.Pd., M.Si., menyampaikan bahwa keberhasilan sistem pengelolaan sampah di lingkungan kampus sangat bergantung pada keterlibatan aktif seluruh sivitas akademika, terutama mahasiswa sebagai pelopor perubahan perilaku.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi pengantar dari Duta Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Selatan yang mengajak peserta memahami tantangan persoalan lingkungan sekaligus pentingnya kontribusi generasi muda dalam membangun gaya hidup berkelanjutan.
Selanjutnya, Ketua Divisi Edukasi dan Advokasi Lingkungan SWSC, Wardah, S.Sos., M.A., memaparkan materi mengenai pengelolaan sampah berbasis prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) serta konsep ekonomi sirkular yang memandang sampah sebagai sumber daya yang masih memiliki nilai ekonomi.
Peserta juga diperkenalkan pada berbagai jenis sampah, teknik pemilahan, hingga peluang pengembangan kewirausahaan hijau melalui pemanfaatan produk daur ulang.
Usai sesi materi, peserta mengunjungi Bank Sampah SWSC untuk melihat secara langsung proses pemilahan, penimbangan, dan pengolahan sampah yang diterapkan di lingkungan kampus. Mereka juga mengikuti demonstrasi pengolahan sampah organik menjadi kompos yang dimanfaatkan untuk mendukung penghijauan kawasan kampus.
Sebagai implementasi materi, seluruh peserta diterjunkan dalam aksi bersih lingkungan di sejumlah titik kampus. Mereka dibagi ke dalam beberapa kelompok dan melakukan pemilahan sampah berdasarkan kategori botol plastik, kertas dan kardus, sisa makanan, serta sampah residu sebagai upaya membiasakan pengelolaan sampah sejak dari sumbernya.
Program ini tidak berhenti pada edukasi dan aksi bersih lingkungan. SWSC Unismuh Makassar bersama Komunitas Duta Kampus akan melanjutkan pembinaan melalui pelatihan pembuatan produk daur ulang untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa sekaligus menambah nilai ekonomi sampah yang masih dapat dimanfaatkan.
Melalui kegiatan tersebut, SWSC Unismuh Makassar berharap mahasiswa semakin berperan sebagai agen perubahan dalam pengelolaan lingkungan. Inisiatif ini sekaligus memperkuat komitmen Unismuh Makassar mewujudkan kampus yang bersih, sehat, dan berkelanjutan melalui implementasi konsep Green Campus.