Transformasi Digital, Muhammadiyah Gandeng Danamon Syariah untuk Wujudkan SatuMu
MPI PP Muhammadiyah dan Bank Danamon Syariah Indonesia menjalin kerja sama strategis dalam rangka kolaborasi strategis untuk mendukung ekosistem digital Satu Data Muhammadiyah (SatuMu).
TVMU.TV - Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dan Bank Danamon Syariah Indonesia menjalin kerja sama strategis dalam rangka kolaborasi strategis untuk mendukung ekosistem digital Satu Data Muhammadiyah (SatuMu).
Penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) disaksikan langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir di Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta, Rabu (23/7).
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir menilai program SatuMu sangat penting bagi Muhammadiyah dalam satu sistem digitalisasi yang mana itu menjadi amanat Muktamar ke-48 di Surakarta lalu.
Ia menambahkan, langkah yang diambil oleh PP Muhammadiyah bersama dengan Danamon Syariah merupakan sebuah langkah strategis yang dapat terus dikembangkan.
Haedar optimistis peluang kerjasama ini akan membawa dampak positif bagi pengembangan persyarikatan sekaligus dapat melahirkan bentuk-bentuk kerjasama lainnya di berbagai sektor.
“Kami berharap bagi seluruh keluarga besar Muhammadiyah untuk meningkatkan konsolidasi digital dan finansial agar kita menjadi organisasi yang besar,” ucap Haedar.
Kemudian, Muhammadiyah kedepannya diharapkan Haedar, dapat bertransformasi menjadi korporasi besar yang berdasar pada aspek dakwah.
“Kami berharap ini menjadi langkah untuk memobilisasi dana dan sumber dana kita untuk organisasi dan dengan begitu kita dapat terus mencerminkan khairu ummah yang dapat kita aktualisasikan dalam bentuk institusi,” ucap Haedar.
Selain itu, Haedar menekankan pentingnya penguatan ekosistem bank syariah di masa depan. Menurutnya, hal tersebut akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi bank syariah di masa depan.
“Bank syariah di Indonesia harus tumbuh kuat ekosistemnya sehingga dapat memunculkan trust (kepercayaan) yang kuat bagi masyarakat. Ekosistem itu tidak tumbuh sendiri, tapi juga harus dibangun di kalangan umat,” tutupnya.