UM Palembang Gelar Expo Inovasi Produk Lokal dan Lomba Video Kreatif KKN Angkatan 65

UM Palembang Gelar Expo Inovasi Produk Lokal dan Lomba Video Kreatif KKN Angkatan 65
UM Palembang menggelar Lomba Video Kreatif dan Expo Inovasi Produk Lokal KKN Angkatan ke-65 Aula Gedung Prof. Djakfar Murod Lantai 2, Senin (16/2). Foto: UM Palembang.

TVMU.TV - Universitas Muhammadiyah (UM) Palembang kembali menegaskan komitmennya dalam pengabdian masyarakat berbasis inovasi dan digitalisasi melalui Lomba Video Kreatif dan Expo Inovasi Produk Lokal Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan ke-65.

Kegiatan tersebut digelar pada Senin, 16 Februari 2026, di Aula Gedung Prof. Djakfar Murod Lantai 2, Universitas Muhammadiyah Palembang. Agenda ini mengusung tema “Pemberdayaan Potensi Desa Berbasis Digitalisasi untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat”.

Kegiatan diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UM Palembang sebagai bentuk evaluasi sekaligus apresiasi terhadap kinerja mahasiswa selama menjalankan program KKN.

Ketua LPPM UM Palembang, Prof. Dr. Ir. Gusmiatun, M.P., menegaskan bahwa lomba dan expo ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang untuk mengukur dampak pengabdian mahasiswa sekaligus memperkuat publikasi program desa melalui pendekatan kreatif.

“Video dokumentasi KKN menjadi media penting untuk menunjukkan dampak program mahasiswa di desa. Ini bukan hanya laporan kegiatan, tetapi juga sarana publikasi dan pembelajaran,” tegasnya.

KKN Angkatan ke-65 UM Palembang telah berlangsung selama lebih dari satu bulan, terhitung sejak 13 Januari hingga 14 Februari 2026. Dalam pelaksanaannya, ratusan mahasiswa diterjunkan langsung ke wilayah desa di dua kabupaten di Sumatera Selatan, yakni Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Kabupaten Ogan Ilir.

Di Kabupaten OKI, mahasiswa ditempatkan di sejumlah kecamatan, yaitu Kayu Agung sebanyak 208 mahasiswa, Jejawi sebanyak 53 mahasiswa, serta Sirah Pulau Padang sebanyak 106 mahasiswa. Selama pelaksanaan, mahasiswa terlibat aktif dalam program pemberdayaan masyarakat, mulai dari penguatan UMKM desa, literasi digital, hingga promosi potensi lokal berbasis media sosial.

Sementara di Kabupaten Ogan Ilir, mahasiswa KKN tersebar di tiga kecamatan, yaitu Indralaya Selatan sebanyak 112 mahasiswa di delapan desa, Tanjung Batu sebanyak 158 mahasiswa di 12 desa, serta Tanjung Raja sebanyak 211 mahasiswa di 16 desa.

Dalam kategori Expo Inovasi Produk Lokal, panitia menetapkan sejumlah pemenang. Juara pertama diraih Kelompok 55 dari lokasi KKN Desa Meranjat 3 melalui produk Eco Enzim limbah jambu citra menjadi pupuk dan pembersih lantai. Juara kedua diraih Kelompok 21 dari lokasi KKN Desa Tanjung Tambak dengan produk Larva Sida (produk pembasmi nyamuk DBD). Sementara juara ketiga diraih Kelompok 3 dari lokasi KKN Desa Tanjung Raja Barat melalui produk Tempe Tahu Katsu.

Adapun pemenang harapan kategori produk lokal diraih oleh Kelompok 14 dari Desa Celikal dengan produk Sensor api gas sebagai Harapan 1, Kelompok 51 dari Desa Tanjung Tambak Baru dengan produk Asbak Bambu sebagai Harapan 2, serta Kelompok 27 dari Desa Bungin Tinggi dengan produk Spray anti nyamuk dari Jeruk Bali sebagai Harapan 3.

Sementara pada kategori Video Kreatif, juara pertama diraih Kelompok KKN Desa Tanjung Tambak Baru dengan nilai 97,74, disusul juara kedua oleh Kelompok KKN Desa Meranjat 1 dengan nilai 96,47, serta juara ketiga oleh Kelompok KKN Desa Kutaraja dengan nilai 87,79.

Pemenang harapan kategori video kreatif diraih oleh Kelompok KKN Desa Tebing Gerinting Selatan dengan nilai 87,12 sebagai Harapan 1, Kelompok 55 Desa Meranjat 3 dengan nilai 85,38 sebagai Harapan 2, dan Kelompok KKN Desa Jua-Jua dengan nilai 84,41 sebagai Harapan 3.

UM Palembang melalui LPPM juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta KKN Angkatan ke-65 yang telah menjalankan pengabdian dengan dedikasi. Pengalaman lapangan tersebut diharapkan menjadi bekal mahasiswa dalam pengembangan karier dan kontribusi sosial di masa depan.

Dalam kesempatan yang sama, Dr. Yudha Mahrom, DS, S.E., M.Si., yang mewakili Rektor UM Palembang Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai pelaksanaan KKN UM Palembang telah bergerak ke arah yang tepat dengan mendorong inovasi dan kreativitas mahasiswa berbasis potensi desa.

“Kegiatan ini memacu mahasiswa untuk berpikir kreatif, tidak hanya soal program, tetapi juga produk, merek, dan kemasan. Ini penting agar potensi desa punya nilai tambah dan daya saing,” ujarnya.

Menurutnya, program KKN yang berdampak adalah yang mampu mengangkat kearifan lokal dan mempublikasikannya secara luas. Dukungan digitalisasi dinilai menjadi pintu bagi potensi desa untuk berkembang melampaui batas wilayah, bahkan hingga dikenal secara nasional maupun internasional.