UMJ Kukuhkan Empat Guru Besar Baru dari Beragam Disiplin Ilmu

UMJ Kukuhkan Empat Guru Besar Baru dari Beragam Disiplin Ilmu
UMJ mengukuhkan empat Guru Besar baru dalam Sidang Terbuka Senat yang digelar di Auditorium KH Azhar Ba'asyir, Gedung Cendekia UMJ, Selasa (13/1/2026). Foto: Tangkap layar YouTube tvMu Channel.

TVMU.TV - Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) memperkuat pondasi keilmuannya dengan mengukuhkan empat Guru Besar baru dalam Sidang Terbuka Senat yang digelar di Auditorium KH Azhar Ba'asyir, Gedung Cendekia UMJ, Selasa (13/1/2026).

Dengan penambahan ini, jumlah Guru Besar tetap di UMJ kini mencapai 32 orang, menandai konsistensi universitas dalam membangun ekosistem akademik yang unggul dan berdampak.

Sidang yang dibuka oleh Ketua Senat UMJ, Prof. Azhari Azis Samudra, ini dihadiri sejumlah tokoh nasional, termasuk Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Politik dan Keamanan, Wiranto, serta pimpinan Baznas RI dan Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah.

Rektor UMJ, Ma’mun Murod Al-Barbasy dalam sambutannya menegaskan peran strategis Guru Besar.

“Guru Besar adalah simbol kematangan keilmuan dan kepakaran. Kehadiran mereka diharapkan mampu memperkuat peran UMJ dalam menghasilkan gagasan, riset, dan rekomendasi kebijakan yang solutif serta relevan dengan kebutuhan zaman,” ujar Prof. Ma’mun.

Empat Guru Besar yang dikukuhkan berasal dari berbagai rumpun keilmuan, menegaskan kekuatan multidisipliner UMJ dalam menjawab tantangan pembangunan bangsa. Masing-masing Guru Besar menyampaikan orasi ilmiah sebagai refleksi kontribusi keilmuan dan arah pengembangan ilmu yang berdampak.

Adapun Guru Besar yang dikukuhkan beserta bidang orasi ilmiahnya adalah Prof Ir Anwar Ilmar Ramadhan, PhD, IPM, dalam bidang Perpindahan Kalor dan Termodinamika; Prof Dr Muhammad Hadi, SKM, MKep, dalam bidang Manajemen Keperawatan; Prof Dr Drs Sopa, MAg, dalam bidang Hukum Islam; serta Prof Drs Sri Yunanto, MSi, PhD, dalam bidang Politik dan Humaniora.