UMP Perkuat Kurikulum OBE Teknologi Radiologi untuk Siapkan Lulusan Siap Industri
TVMU.TV - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) melalui Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Radiologi Pencitraan (TRP) menggelar Workshop Evaluasi dan Peninjauan Kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) dan Visi, Misi, Tujuan, serta Strategi (VMTS) sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan dan menyesuaikan kebutuhan dunia kerja di bidang kesehatan.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus UMP pada Rabu (6/5/2026) itu menghadirkan sejumlah pakar kurikulum serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari rumah sakit, alumni, mahasiswa, masyarakat, hingga mitra pengguna lulusan.
Workshop menghadirkan pakar Kurikulum Asosiasi Institusi Pendidikan Radiografer Indonesia (AIPRI), Eka Putra Syarif Hidayat, S.Pd., M.Kes., serta pakar Kurikulum OBE, Dr. Yektiningtyastuti, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat.
Ketua Lembaga Pengembangan Akademik UMP, Dr. Ir. Aman Suyadi, M.P., mengatakan peninjauan kurikulum menjadi langkah strategis untuk menjawab perkembangan zaman, perubahan regulasi, serta kebutuhan dunia usaha dan industri kesehatan yang terus berkembang.
“Kita harus pahami bahwa peninjauan kurikulum tidak hanya sebatas menghasilkan dokumen, tetapi yang lebih penting adalah implementasi dalam proses pembelajaran serta pengukuran ketercapaian capaian pembelajaran lulusan,” ujar Aman di Purwokerto, Sabtu (9/5/2026).
Menurutnya, UMP saat ini mendorong seluruh program studi mengembangkan kurikulum berbasis OBE agar lulusan memiliki kompetensi yang terukur, relevan, dan sesuai kebutuhan pemangku kepentingan.
Ia menegaskan lulusan perguruan tinggi tidak cukup hanya unggul secara akademik, tetapi juga harus memiliki kesiapan bersaing di dunia kerja.
Sementara itu, Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Kesehatan UMP, Dr. Ns. Nur Isnaini, S.Kep., M.Kep., menjelaskan penyusunan kurikulum dilakukan secara sistematis mulai dari penetapan profil lulusan hingga perumusan capaian pembelajaran yang terukur.
Menurutnya, proses penyusunan tersebut juga melibatkan masukan dari berbagai pihak eksternal agar kurikulum benar-benar sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja dan perkembangan teknologi kesehatan.
“Kurikulum itu seperti resep masakan, bagaimana kita meramu agar menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” ungkapnya.
Program studi TRP UMP juga menyebut kurikulum baru berbasis OBE tersebut nantinya akan diterapkan secara terintegrasi di lingkungan kampus dan mulai diimplementasikan bagi mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027.
Workshop ini menjadi forum kolaborasi antara akademisi dan stakeholder dalam merumuskan kurikulum yang adaptif, aplikatif, serta selaras dengan perkembangan dunia kesehatan dan teknologi radiologi.
Melalui penguatan kurikulum tersebut, lulusan Program Studi Teknologi Radiologi Pencitraan UMP diharapkan memiliki daya saing tinggi dan mampu berkontribusi di tingkat nasional maupun global.