UMS Adakan Pemaparan dan Diskusi Visi Misi dan Program Kerja Calon Rektor UMS Masa Jabatan 2025-2029

UMS mengadakan Pemaparan dan Diskusi “Visi Misi dan Program Kerja Calon Rektor UMS Masa Jabatan 2025-2029” di Auditorium Moh Djazman Kampus I UMS, Senin (3/2).

UMS Adakan Pemaparan dan Diskusi Visi Misi dan Program Kerja Calon Rektor UMS Masa Jabatan 2025-2029
UMS mengadakan Pemaparan dan Diskusi “Visi Misi dan Program Kerja Calon Rektor UMS Masa Jabatan 2025-2029” di Auditorium Moh Djazman Kampus I UMS, Senin (3/2). Foto: UMS.

TVMU.TV - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengadakan Pemaparan dan Diskusi “Visi Misi dan Program Kerja Calon Rektor UMS Masa Jabatan 2025-2029” di Auditorium Moh Djazman Kampus I UMS, Senin (3/2).

Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMS, Marpuji Ali dalam tausiyahnya menekankan pentingnya menjaga dan meningkatkan prestasi UMS agar terus berkembang dalam persaingan perguruan tinggi yang semakin ketat.

Dia juga menyampaikan bahwa perjalanan UMS telah melalui fase yang panjang sejak didirikan pada tahun 1958 dan kemudian resmi menjadi universitas pada tahun 1980.

Oleh karena itu, Marpuji berharap seluruh sivitas akademika memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan keberlangsungan dan kemajuan UMS.

“Keberlangsungan UMS ini harus dijaga dengan baik. Tidak hanya mempertahankan prestasi yang telah diraih, tetapi juga mengembangkan dan meningkatkannya. Dalam persaingan yang semakin ketat, jika kita tidak terus membenahi dan meningkatkan capaian kita, maka suatu saat apa yang sudah kita miliki bisa hilang,” tuturnya.

Selain itu, Marpuji menegaskan pentingnya kekompakan dan kebersamaan dalam menjalankan tanggung jawab sebagai bagian dari UMS.

Dengan adanya semangat berjamaah yang kokoh, sebutnya, tantangan dan permasalahan yang dihadapi dapat diselesaikan dengan lebih mudah.

Marpuji pun berharap UMS terus menjadi contoh teladan, sebagaimana Nabi Muhammad SAW menjadi uswah hasanah dalam dakwahnya. Dengan mempertahankan nilai-nilai keteladanan tersebut, maka UMS akan tetap maju dan berkembang.

Diakhir tausiyahnya, Marpuji Ali mendoakan agar Allah SWT senantiasa memberikan pertolongan dan keberkahan kepada seluruh civitas akademika UMS agar dapat terus menjaga ukhuwah dan menghadapi berbagai tantangan bersama.

“Semoga Allah SWT mengembangkan ikatan ukhuwah kita, sehingga kita bersama-sama dapat menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi UMS,” ucapnya.

Sementara itu, Rektor UMS Sofyan Anif menekankan bahwa UMS bukan hanya perguruan tinggi yang mengejar prestasi akademik, tetapi juga sebagai pusat perkaderan Muhammadiyah yang harus dikembangkan lebih lanjut.

Menurut dia, tantangan yang dihadapi ke depan harus dijawab dengan perencanaan yang matang serta menjaga stabilitas dan kondusifitas kampus.

“Saya berpesan kepada para kandidat dan timnya, boleh berkompetisi dengan hangat, tetapi jangan sampai panas. Setelah proses pemilihan, mari kita kembali bersatu demi kemajuan UMS,” tambah Sofyan Anif.

Kemudian, Sofyan Anif mengajak semua pihak untuk mengedepankan pendekatan spiritual dalam menghadapi pemilihan rektor.

“Jangan hanya mengandalkan strategi, tetapi juga berdoa dan bertawakal kepada Allah SWT. Saya sendiri, pada malam sebelum pemilihan, memilih untuk beribadah dan berdoa memohon yang terbaik bagi UMS,” pungkasnya.

VIDEO: Penutupan Turnamen Tapak Suci UMS