UMS Terima Kunjungan Benchmarking Unismuh Makassar, Bahas Strategi Penerimaan Mahasiswa
TVMU.TV - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan benchmarking dari Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar) pada Kamis (16/10) untuk mempelajari strategi penerimaan mahasiswa baru, pengelolaan sistem informasi, dan pengembangan kelembagaan.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Sidang BPH Gedung Induk Siti Walidah ini dihadiri pimpinan kedua universitas.
Ihwan Susila selaku Wakil Rektor I UMS, dalam sambutannya menyebut hubungan kedua kampus sebagai "saudara tua" mengingat Unismuh berdiri lebih dahulu (1963) dibanding UMS (1981).
"Kami menyambut hangat kehadiran rombongan Unismuh Makassar. Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan menjadi ruang saling belajar antar sesama perguruan tinggi Muhammadiyah," ujarnya seperti dikutip dari ums.ac.id, Jumat (17/10).
Dalam paparannya, Ihwan mengungkap tantangan yang dihadapi PTM akibat liberalisasi kuota penerimaan mahasiswa di PTN. Meski demikian, UMS berhasil menerima lebih dari 8.800 mahasiswa baru dari 29.000 akun pendaftar pada tahun 2025. Kunci keberhasilan ini terletak pada strategi rekrutmen yang efisien dan berbasis teknologi.
Direktur Direktorat Admisi dan Akademik UMS, Triyono memaparkan strategi mereka yang hanya mengandalkan 15 staf namun mampu menjangkau calon mahasiswa dari 34 provinsi.
"Kami memanfaatkan sistem IT dan marketing communication profesional. Bahkan, pendaftar tahun ini mencapai lebih dari 29 ribu akun," ungkapnya.
Lalu, Muhammad Akhir selaku Ketua Lembaga PMB Unismuh Makassar, mengaku tertarik mengadopsi strategi UMS.
"Kami perlu mengubah cara kerja PMB agar lebih gesit dan efektif. Pengalaman UMS memberi banyak inspirasi bagi Unismuh," sebutnya.
Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian benchmarking Unismuh ke beberapa perguruan tinggi swasta terkemuka untuk memperkuat strategi promosi dan digitalisasi layanan pendidikan.