Kontingen UMJ Sabet Lima Medali, Masuk Tiga Besar Muhammadiyah Games 2026
TVMU.TV - Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) berhasil menempati peringkat ketiga perolehan medali pada ajang Muhammadiyah Games 2026.
Prestasi tersebut diumumkan dalam Closing Ceremony The 1st Muhammadiyah Games 2026 yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah di TVMu, Yogyakarta, Sabtu (23/5/2026).
Kontingen UMJ mengoleksi lima medali yang terdiri atas tiga medali emas dan dua medali perak. Dua medali emas diraih dari cabang olahraga pencak silat dan Tapak Suci, sementara satu medali emas lainnya berasal dari cabang bola voli indoor putri. Adapun dua medali perak disumbangkan dari cabang olahraga panahan.
Capaian tersebut menempatkan UMJ sebagai salah satu perguruan tinggi Muhammadiyah dengan perolehan medali terbanyak pada penyelenggaraan perdana ajang olahraga tingkat nasional tersebut.
Ketua Panitia Muhammadiyah Games 2026, Nur Subekti, mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia berharap Muhammadiyah Games dapat menjadi tonggak penting dalam pengembangan olahraga di lingkungan Persyarikatan.
“InsyaAllah ini jadi tonggak sejarah adanya pekan olahraga Muhammadiyah. Semoga ini menjadi ladang kita berdakwah melalui olahraga,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua LPO PP Muhammadiyah, Gatot Sugiharto, menilai Muhammadiyah Games merupakan langkah awal yang strategis dalam membangun kompetisi olahraga nasional di lingkungan Muhammadiyah.
“Kegiatan ini merupakan program unggulan dari Lembaga Pengembangan Olahraga Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Acara nasional pertama ini menjadi pondasi sejarah, kompetisi olahraga nasional yang diselenggarakan oleh Muhammadiyah,” kata Gatot.
Menurutnya, antusiasme peserta dan dukungan warga Muhammadiyah menjadi modal penting untuk pengembangan Muhammadiyah Games di masa mendatang. Pada penyelenggaraan berikutnya, jumlah cabang olahraga direncanakan bertambah menjadi sekitar 11 cabang dan akan digelar secara rutin setiap dua tahun sekali.
Gatot juga mengungkapkan bahwa Muhammadiyah Games telah dikoordinasikan dengan Pusat Prestasi Nasional sebagai bagian dari upaya pembinaan dan kurasi prestasi atlet Muhammadiyah di tingkat nasional.
“Kami berkomitmen agar prestasi dari atlet-atlet Muhammadiyah dapat terkurasi menjadi prestasi di Pusat Prestasi Nasional Kemendikdasmen RI,” tegasnya.
Di sisi lain, Wakil Rektor IV UMJ, Septa Candra, menyampaikan apresiasi atas pencapaian para atlet UMJ. Menurutnya, hasil tersebut menunjukkan bahwa UMJ tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga.
“Alhamdulillah, meskipun UMJ tidak menurunkan tim penuh di seluruh cabang olahraga, kontingen UMJ mampu meraih hasil yang sangat membanggakan,” ujarnya.
Ia berharap prestasi tersebut dapat memotivasi lebih banyak mahasiswa untuk mengembangkan bakat dan kemampuan di bidang olahraga.
“Ke depan, kami berharap semakin banyak mahasiswa UMJ yang tumbuh sebagai atlet berprestasi. Universitas akan terus mendukung pengembangan minat dan bakat mahasiswa dengan memaksimalkan fasilitas olahraga yang tersedia di kampus,” tambahnya.
Tiga medali emas UMJ dipersembahkan oleh Fathiyah Naura Al-Insori dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Azzahra Manzila Rahman dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), serta M. Iqbal Maulana dari Fakultas Hukum (FH) pada cabang pencak silat dan Tapak Suci. Satu medali emas lainnya diraih tim voli indoor putri yang diperkuat mahasiswi Program Studi Pendidikan Olahraga FIP. Sementara dua medali perak cabang panahan disumbangkan oleh Tashwir Tamani dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).
Muhammadiyah Games 2026 mempertandingkan enam cabang olahraga yang berlangsung di Yogyakarta, Surakarta, dan Purwokerto, yakni pencak silat, atletik, panahan, bulutangkis, bola voli indoor, dan tenis meja. Ajang perdana ini diikuti 1.953 atlet kompetisi serta 300 peserta Senam Anak Hebat, sehingga total peserta mencapai 2.253 orang yang berasal dari 373 kontingen dan mewakili 21 pimpinan wilayah Muhammadiyah di seluruh Indonesia.
Keberhasilan UMJ menembus tiga besar menjadi bukti komitmen kampus dalam mendukung pengembangan prestasi mahasiswa secara holistik, baik di bidang akademik maupun nonakademik, sekaligus memperkuat tradisi olahraga berprestasi di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah-’Aisyiyah (PTMA).