UMS Terima Kunjungan Mendiktisaintek, Bahas Penguatan Riset dan Pengembangan Kampus

UMS Terima Kunjungan Mendiktisaintek, Bahas Penguatan Riset dan Pengembangan Kampus
UMS menerima kunjungan kerja Mendiktisaintek RI, Prof. Brian Yuliarto, Rabu (11/3). Foto: UMS.

TVMU.TV - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan kerja Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) RI Prof. Brian Yuliarto pada Rabu (11/3).

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rektor Gedung Induk Siti Walidah UMS itu membahas penguatan riset, pengembangan akademik, serta peluang kerja sama akses jurnal internasional.

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum. bersama jajaran pimpinan universitas. Dalam pertemuan tersebut, UMS memaparkan arah pengembangan kampus yang mencakup penguatan akademik, peningkatan kualitas riset, serta perluasan jaringan pendidikan Muhammadiyah di berbagai daerah.

Rektor UMS, Harun Joko Prayitno menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari diskusi sebelumnya terkait penguatan riset yang berorientasi pada hilirisasi dan komersialisasi.

“Kami secara khusus mengundang Pak Menteri ke UMS dalam rangka menindaklanjuti insight beliau sebelumnya tentang pengembangan riset yang berhilirisasi dan bernilai komersialisasi,” jelas Harun.

Menurutnya, UMS terus mendorong riset yang tidak hanya menghasilkan publikasi ilmiah, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan dunia industri.

Dalam kesempatan itu, UMS juga memaparkan strategi pengembangan kelembagaan, penguatan pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan reputasi institusi di tingkat nasional maupun internasional.

Selain penguatan akademik, universitas ini juga memperluas jejaring pendidikan melalui pengembangan sister campus di berbagai wilayah Indonesia. Saat ini, UMS telah memiliki kampus jejaring di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT).

Ke depan, UMS juga merencanakan pengembangan kampus baru di Bali dengan nama Universitas Bali Internasional Muhammadiyah, serta rencana pendirian kampus di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

“UMS menjadi motor utama dalam rangka menghadirkan pendidikan Muhammadiyah dan Aisyiyah yang berkualitas dari Sabang sampai Merauke,” ujar Harun.

Sementara itu, Mendiktisaintek Brian Yuliarto menyampaikan apresiasi atas perkembangan UMS yang dinilai progresif, khususnya dalam bidang riset dan pengembangan akademik.

“Beberapa hal yang tadi kita bicarakan adalah bagaimana pengembangan riset, kemudian juga bagaimana nanti MoU yang akan kita lakukan bersama UMS terkait akses untuk beberapa jurnal,” ungkap Brian.

Ia menilai semangat pengembangan yang ditunjukkan UMS menjadi modal penting untuk memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi.

“Kami melihat UMS ini sangat progresif. Kami harap bisa terus melanjutkan berbagai risetnya,” tambahnya.

Brian juga menegaskan bahwa pemerintah melalui Kemendiktisaintek akan terus mendukung pengembangan perguruan tinggi, termasuk penguatan kolaborasi riset dan jaringan akademik.

“Kami tentu dari kementerian akan terus menerus mendukung. Selamat kami sampaikan kepada UMS, semoga pengembangan ini dapat berjalan terus,” tuturnya.