Unismuh Makassar Hadirkan Guru Besar 5 Negara dalam Konferensi Islam Internasional

Unismuh Makassar Hadirkan Guru Besar 5 Negara dalam Konferensi Islam Internasional
Unismuh Makassar menyelenggarakan The 4th International Conference on Actual Islamic Studies (ICAIS) secara hybrid dari Aula Teater I-GIFt Menara Iqra Unismuh Makassar, Rabu (15/10). Foto: Unismuh Makassar.

TVMU.TV - Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) Makassar kembali mengukuhkan komitmennya sebagai perguruan tinggi Islam berkelas internasional dengan menyelenggarakan The 4th International Conference on Actual Islamic Studies (ICAIS). Konferensi yang digelar secara hybrid dari Aula Teater I-GIFt Menara Iqra Unismuh pada Rabu (15/10) ini menghadirkan guru besar dari lima negara sebagai pembicara.

Para pakar internasional yang hadir seperti Prof. Elsayed Abdelsamie Mohamed Hasouna dari Mesir, Assoc Prof Fouad Larhzizer dari Maroko, Dr Mohamed Massoud dari Libya, Assoc Prof Mohamadaree Waeno dari Thailand, dan Assoc Prof Abur Hamdi bin Usman dari Malaysia.

Konferensi yang mengusung tema "The Transformation of Islamic Studies in Promoting Global Justice and Peace" ini menjadi wadah strategis untuk mendiskusikan peran studi Islam dalam mewujudkan keadilan dan perdamaian global di bidang pendidikan, ekonomi, hukum, dan komunikasi.

Dr Abdul Fattah, Ketua Panitia ICAIS, menegaskan pentingnya forum akademik ini. “Konferensi ICAIS keempat ini merupakan forum akademik tahunan yang bertujuan mempertemukan para ulama, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara untuk berbagi wawasan dan hasil riset terkini dalam bidang kajian Islam kontemporer,” jelasnya.

Rektor Unismuh Makassar, Dr Abdul Rakhim Nanda, dalam sambutannya menyatakan bahwa penyelenggaraan konferensi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat identitas Unismuh.

“Kami ingin seluruh sivitas akademika bekerja dalam bingkai takwa, karena dari ketakwaan itulah lahir keberkahan dan kemajuan,” ungkapnya.

Rektor juga mengungkapkan komitmen Unismuh dalam peningkatan kualitas internasional.

“Kami baru saja memperoleh sertifikasi ISO dan tengah berproses menuju pemeringkatan Times Higher Education World University Rankings. Semua ini dilakukan agar Unismuh dikenal sebagai kampus Islam berkelas dunia,” tegas Rakhim Nanda.

Konferensi yang digelar Fakultas Agama Islam Unismuh ini juga mendapat dukungan dari Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, serta Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Dr. Zulfikar Ahmad Tawalla, yang turut memberikan sambutan dan materi utama secara daring.