UMS Perluas Kerja Sama Global, Gandeng Tiga Kampus Ternama di Selandia Baru

UMS Perluas Kerja Sama Global, Gandeng Tiga Kampus Ternama di Selandia Baru
UMS terus memperluas jejaring internasional melalui penjajakan kerja sama akademik dengan sejumlah perguruan tinggi di Selandia Baru. Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperluas jejaring internasional melalui penjajakan kerja sama akademik dengan sejumlah perguruan tinggi di Selandia Baru. Langkah tersebut diwujudkan melalui pertemuan dengan Southern Institute of Technology (SIT), University of Otago, hingga penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama University of Waikato.

Kunjungan internasional itu dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta Harun Joko Prayitno bersama Wakil Rektor II UMS Muhammad Da’i dan Kepala Program Studi M.Hes UMS Isman.

Dalam pertemuan dengan Southern Institute of Technology, delegasi UMS membahas berbagai peluang kolaborasi internasional. Kerja sama yang dijajaki meliputi pengembangan PTE dan Test Centers New Zealand, piloting The Manaaki New Zealand Scholarship Programme, joint conference, kolaborasi editorial jurnal, hingga invited reviewer academic prospective.

“Kerja sama tersebut juga membuka peluang implementasi bersama BIM University Bali. Agenda tersebut turut melibatkan Head of International Office SIT, Riza Ambadar, Ph.D. beserta tim internasionalnya,” ujar Harun, Selasa (26/5).

Selain itu, delegasi UMS juga melakukan pertemuan dengan akademisi University of Otago, di antaranya Associate Professor Htin Lin Aung, Dr. Nisa Widyastuti, dan Professor Haizal Hussaini. Pertemuan tersebut membahas peluang pengembangan akademik, peningkatan sumber daya manusia, riset bersama, hingga publikasi internasional.

Sementara itu, kerja sama strategis juga diperkuat melalui penandatanganan MoU antara UMS dan University of Waikato. Nota kesepahaman tersebut mencakup pertukaran mahasiswa dan dosen, riset kolaboratif, konferensi internasional, publikasi ilmiah, pengembangan kurikulum, hingga program pendidikan bersama.

Harun menegaskan bahwa kolaborasi internasional menjadi bagian penting dari strategi UMS dalam meningkatkan daya saing global perguruan tinggi.

Menurutnya, penguatan jejaring dengan kampus luar negeri tidak hanya membuka peluang akademik, tetapi juga memperluas pengalaman internasional bagi mahasiswa dan dosen.

“Kolaborasi internasional menjadi langkah strategis UMS dalam memperkuat reputasi global sekaligus membangun ekosistem akademik yang berdaya saing internasional,” katanya.

Langkah internasionalisasi tersebut sejalan dengan upaya UMS memperkuat kualitas pendidikan tinggi berbasis riset, inovasi, dan pengembangan jejaring global di tengah meningkatnya persaingan perguruan tinggi dunia.