Unismuh Makassar Jalani Asesmen BAN-PT untuk Prodi Doktor Agribisnis dan S1 Agroteknologi

Unismuh Makassar Jalani Asesmen BAN-PT untuk Prodi Doktor Agribisnis dan S1 Agroteknologi
Unismuh Makassar menjalani asesmen lapangan dari BAN-PT untuk dua program studinya, yaitu Program Doktor (S3) Agribisnis dan Program Sarjana (S1) Agroteknologi pada 2-3 Desember 2025. Foto: Unismuh Makassar.

TVMU.TV - Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menjalani asesmen lapangan dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) untuk dua program studinya, yaitu Program Doktor (S3) Agribisnis dan Program Sarjana (S1) Agroteknologi.

]Kegiatan yang berlangsung selama dua hari pada 2-3 Desember 2025, ini menjadi momentum penting dalam upaya terus meningkatkan mutu pendidikan dan daya saing lulusan.

Rektor Unismuh, Abdul Rakhim Nanda, bersama jajaran pimpinan kampus menyambut kedatangan tim asesor di Ruang Kerja Rektor sebelum diterima secara resmi di Ruang Rapat Senat.

Dalam sambutannya, Rektor menegaskan komitmen universitas.

“Kami berharap asesmen ini memberi masukan konstruktif untuk pengembangan Prodi S3 Agribisnis dan S1 Agroteknologi, sehingga mampu mencetak lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja,” ujarnya.

Ia juga menyebutkan bahwa secara institusi, Unismuh Makassar telah meraih akreditasi Unggul. Di tingkat program studi, terdapat 32 prodi yang telah terakreditasi Unggul dan A.

Rektor juga memaparkan fasilitas kampus dan memperkenalkan tagline Unismuh I-GIF (Integrated Green Islamic Futuristic) yang mencerminkan visi kampus yang ramah lingkungan, berorientasi masa depan, dan inklusif.

Tim asesor untuk program S3 Agribisnis terdiri dari Rustam Abdul Rauf dan Prof. Suprayogi. Sementara untuk S1 Agroteknologi, asesmen dilakukan oleh Prof. Hadiwiyono dan Prof. Totok Agung Dwi Haryanto.

Perwakilan asesor, Rustam Abdul Rauf, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari universitas.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak universitas atas sambutannya,” katanya.

Prof. Hadiwiyono menjelaskan bahwa tujuan asesmen adalah untuk memverifikasi kesesuaian antara laporan evaluasi diri dengan kondisi di lapangan.

“Kami ditugaskan BAN-PT untuk melakukan validasi laporan evaluasi diri program studi. Selama dua hari ke depan, kami akan berdiskusi dengan pimpinan universitas, melakukan wawancara dengan dosen dan tenaga kependidikan, serta meninjau langsung sarana dan prasarana yang digunakan,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan penilaian yang objektif dan rekomendasi berharga bagi pengembangan kedua program studi tersebut ke depan.