Unismuh Makassar-UTHM Malaysia Gelar Kuliah Tamu Internasional, Siapkan Lulusan Pascasarjana Hadapi Dunia Kerja
TVMU.TV - Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh) bersama Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) memperkuat komitmen kolaborasi internasional melalui International Guest Lecture, Selasa (20/1/2026).
Kegiatan bertajuk “Becoming Job-Ready in Finance and Selling: Skills Beyond the Classroom” ini diselenggarakan secara daring dan diikuti oleh mahasiswa pascasarjana dari berbagai universitas di Indonesia.
Kuliah tamu ini menjadi bagian dari upaya konkret internasionalisasi pendidikan dan menjembatani kesenjangan antara teori akademik dengan kebutuhan kompetensi di dunia kerja, khususnya di bidang keuangan dan pemasaran.
Direktur Program Pascasarjana Unismuh Makassar, Prof. Erwin Akib, Ph.D, menekankan pentingnya mahasiswa mendapatkan paparan praktis dan perspektif global.
“Kolaborasi internasional seperti ini penting agar mahasiswa memperoleh perspektif lintas negara dan memahami praktik bisnis yang berkembang di kawasan Asia Tenggara,” ujarnya.
Pendapat senada disampaikan Prof. Dr. Mohamad Zaky bin Noh, Dekan Pusat Pengajian Siswazah UTHM. Ia menyatakan harapan agar kerja sama ini berkembang lebih dari sekadar diskusi.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai forum diskusi, tetapi berlanjut pada kolaborasi konkret, termasuk penulisan artikel ilmiah dan pengembangan riset bersama,” kata Prof. Zaky.
Acara ini menghadirkan tiga narasumber yang membagikan wawasan strategis. Dr. Kamilah Ahmad dari UTHM memaparkan strategi penetapan harga (pricing) berkelanjutan yang menyeimbangkan biaya, nilai, dan profitabilitas jangka panjang.
Ts. Dr. Muhammad Asyraf Hasim, juga dari UTHM, mengulas pergeseran paradigma pemasaran dari konsep 4P ke kerangka SAVE (Solution, Access, Value, Education).
“Pasar modern menuntut pelaku usaha memahami emosi, kebutuhan, dan pengalaman pelanggan. Di sinilah pentingnya pendekatan pemasaran yang lebih relevan dengan realitas digital,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. Andi Mappatompo dari Unismuh menekankan pentingnya mengombinasikan kompetensi akademik, keterampilan praktis, dan jejaring profesional bagi lulusan pascasarjana.
Acara yang dimoderatori Dr. Linda Arisanty Razak ini berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab menggunakan tiga bahasa: Indonesia, Melayu, dan Inggris. Di akhir sesi, Prof Madya Dr. Fadillah Binti Ismail dari UTHM, yang juga penyelaras MoU, menegaskan komitmen tindak lanjut.
Ia menyatakan salah satu implementasi konkret yang akan segera dilakukan adalah program pertukaran pelajar selama satu semester.
Kegiatan yang difasilitasi Lembaga Kerja Sama dan Urusan Internasional (LKUI) Unismuh ini semakin mengukuhkan komitmen universitas dalam mendorong internasionalisasi pendidikan dan mencetak lulusan pascasarjana yang adaptif dan berdaya saing global.