Alumni FJP GWPP Serukan Peserta Pemilu 2024 Serius Usung Isu Pendidikan

Pesta demokrasi akan berlangsung pada tahun 2024 mendatang

Alumni FJP GWPP Serukan Peserta Pemilu 2024 Serius Usung Isu Pendidikan
Wartawan pendidikan dari berbagai daerah di Tanah Air dalam Forum Alumni FJP GWPP di Kantor Pusat PT Paragon Technology and Innovation, Ahad (17/9/2023).

TVMU.TV - Pesta demokrasi akan berlangsung pada tahun 2024 mendatang. Menjelang masa kontestasi politik menjelang Pemilu 2024 mendatang banyak sekali isu-isu yang bergulir di tengah masyarakat.

Merespons hal itu, Alumni Fellowship Jurnalisme Pendidikan (FJP) Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan menyerukan para peserta kontestasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 agar serius mengusung isu pendidikan sebagai program prioritasnya.

Seruan ini disampaikan oleh wartawan pendidikan dari berbagai daerah di Tanah Air dalam Forum Alumni FJP GWPP di Kantor Pusat PT Paragon Technology and Innovation, Jakarta Selatan pada Senin (18/9/2023).

Para Alumni FJP GWPP memandang Pemilu 2024 sebagai peristiwa politik yang sangat penting dalam menentukan perjalanan bangsa dan negara ke depan.

Selain itu, Pemilu sejatinya adalah panggung warga negara untuk memperlihatkan aspirasi dan harapannya, bukan sekadar panggung kontestasi bagi para elite politik. Disisi lain, tujuan utama Pemilu sejatinya ialah merumuskan aspirasi masyarakat sebagai mandat yang akan diberikan kepada pemimpin baru.

Maka dari itu, wartawan pendidikan dari berbagai di Indonesia yang tergabung dalam Alumni FJP GWPP mendorong berbagai kalangan, khususnya para peserta dan penyelenggara Pemilu, serta media massa berperan menjadikan pendidikan dan pendidikan politik sebagai isu strategis dalam kontestasi Pemilu 2024.

Adapun para wartawan pendidikan Alumni FJP GWPP menyatakan seruan sebagai berikut:

  1. Kepada KPU, pemerintah, kalangan kampus, sekolah, civil society, dan korporasi untuk menjadikan pendidikan politik pemilih, khususnya dari kalangan milenial, sebagai agenda penting dalam menyongsong Pemilu 2024. Pendidikan politik bagi pemilih milenial menjadi krusial guna membantu melaksanakan hak politik demokratis mereka secara berkualitas.
  2. Agar para kandidat menjadikan pendidikan sebagai isu strategis dengan menawarkan agenda dan program pendidikan inovatif, yang dapat mendorong lompatan besar guna meningkatkan kualitas dan daya saing bangsa ini di hadapan bangsa-bangsa lain.
  3. Kepada kalangan media dan wartawan, agar terus mengangkat isu-isu pendidikan sehingga menjadi perhatian masyarakat luas.

VIDEO: Dialektika 'Tiada Kampanye di Kampus Muhammadiyah'