PLN UID Jakarta Raya Edukasi Siswa SDIT Iqro Bekasi Soal Bahaya dan Keselamatan Listrik
TVMU.TV - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya menggelar program "PLN Mengajar" guna membekali puluhan siswa kelas 6 SDIT Iqro, Jati Makmur, Kota Bekasi, Jawa Barat, dengan pemahaman mengenai pemanfaatan dan keselamatan kelistrikan sejak dini pada Rabu, 21 Oktober 2026.
Mengusung tema “Ayo Memahami Listrik”, kegiatan edukatif interaktif ini mengenalkan proses alir energi listrik dari pembangkit hingga sampai ke rumah, bahaya bermain layang-layang di dekat jaringan listrik, larangan memanjat tiang kabel, hingga pemanfaatan aplikasi digital PLN Mobile.
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menjelaskan bahwa pembentukan budaya sadar bahaya listrik perlu ditanamkan kepada anak-anak sejak usia sekolah dasar agar menjadi kebiasaan yang melekat hingga dewasa.
“Anak-anak perlu memahami bahwa listrik sangat bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari, tetapi juga memiliki risiko jika digunakan secara tidak tepat. Melalui edukasi yang mudah dipahami dan interaktif, kami ingin membantu mereka mengenali potensi bahaya listrik serta mengetahui cara menghindarinya,” ujar Andy Adcha di Bekasi.
Andy Adcha menambahkan, para siswa diharapkan dapat bertransformasi menjadi "duta keselamatan listrik" yang mengingatkan orang tua dan anggota keluarga di rumah untuk senantiasa waspada terhadap potensi bahaya kelistrikan.
“Harapannya, anak-anak tidak hanya memahami manfaat listrik, tetapi juga terbiasa menjaga keselamatan saat menggunakannya. Mereka juga dapat menjadi pengingat bagi orang tua dan anggota keluarga untuk lebih peduli terhadap keselamatan kelistrikan,” tegasnya.
Kepala Sekolah SDIT Iqro Jati Makmur, Erawan Merta Atmaja, mengapresiasi terobosan edukasi PLN UID Jakarta Raya yang dikemas melalui metode alat peraga visual serta kuis interaktif yang komunikatif.
“Pemaparan visual dan kuis interaktif yang dibawakan tim PLN membuat siswa lebih terlibat dalam proses belajar. Materi ini juga menambah wawasan mereka mengenai listrik, terutama tentang bagaimana memanfaatkannya dengan aman. Terima kasih kepada PLN atas edukasi yang diberikan kepada siswa kami,” ungkap Erawan.
Melalui program ini, PLN UID Jakarta Raya menegaskan komitmennya untuk menekan angka kecelakaan akibat risiko sengatan listrik (electric shock) maupun korsleting pada lingkungan pemukiman warga secara berkelanjutan.
