Cetak Petugas Haji Profesional, Kemenhaj Gelar TOT bagi 179 Fasilitator PPIH Pusat dan Embarkasi

Cetak Petugas Haji Profesional, Kemenhaj Gelar TOT bagi 179 Fasilitator PPIH Pusat dan Embarkasi
Menhaj, Mochammad Irfan Yusuf membuka Training of Trainers (TOT) Fasilitator Diklat Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Senin (5/1/2026). Foto: Kemenhaj.

TVMU.TV -  Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochammad Irfan Yusuf menegaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji adalah amanah konstitusional, regulatif, serta tanggung jawab moral dan spiritual yang harus dijalankan dengan profesionalitas dan integritas tinggi.

Pernyataan ini disampaikan saat membuka Training of Trainers (TOT) Fasilitator Diklat Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Senin (5/1/2026).

Menurut Menhaj, kualitas layanan haji sangat bergantung pada kualitas petugasnya. Karenanya, fasilitator pelatihan memiliki peran strategis sebagai penjaga standar mutu dan pembentuk karakter para petugas yang akan melayani jutaan jamaah di Tanah Suci.

“Petugas haji adalah perpanjangan tangan negara dan Presiden dalam memberikan pelayanan kepada jamaah. Karena itu, fasilitator tidak hanya menyampaikan materi, tetapi membentuk cara berpikir, sikap kerja, dan etos pengabdian petugas haji,” tegas Menhaj.

Dalam arahannya, Menhaj menyampaikan tiga poin kunci yang harus dimiliki fasilitator pertama, profesionalisme berbasis kompetensi dan nilai, menguasai aspek teknis sekaligus menanamkan nilai keikhlasan, tanggung jawab, dan empati. Kedua, kesatuan persepsi dan narasi kebijakan, menjadi perpanjangan kebijakan Kemenhaj untuk mencegah perbedaan pesan di lapangan. Ketiga, kemampuan membimbing dan menginspirasi, menciptakan suasana pelatihan yang dialogis dan relevan dengan dinamika lapangan.

Menhaj juga mengungkapkan komitmen peningkatan kualitas diklat petugas haji tahun ini, yang akan dilaksanakan selama satu bulan penuh dengan fasilitas penempatan yang layak.

“Harapannya, petugas tahun ini dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dari tahun sebelumnya. Bukan berarti petugas tahun lalu tidak baik, justru saya menyaksikan langsung dedikasi luar biasa petugas yang bahkan tidur di Arafah dan Mina demi melayani jamaah,” ujarnya.

Kegiatan TOT ini diikuti 179 peserta dari unsur TNI, Polri, dan perwakilan 15 embarkasi. Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, menjelaskan bahwa TOT merupakan persiapan untuk Diklat Petugas PPIH Arab Saudi yang berlangsung pada 5–8 Januari 2026.

“Melalui kegiatan ini diharapkan lahir fasilitator dan petugas haji yang semakin siap, profesional, dan berorientasi pada pelayanan jamaah,” jelas Puji.

Menhaj menutup dengan harapan agar seluruh peserta mengikuti TOT dengan sungguh-sungguh sebagai bagian dari ibadah, sehingga dapat mencetak petugas haji yang siap memberikan pelayanan terbaik di Makkah, Madinah, Arafah, Muzdalifah, dan Mina.