Wamenhaj Sambut Kepulangan 373 Petugas Haji, Tegaskan Evaluasi dan Peringatkan Modus Penipuan Rekrutmen PPIH

Wamenhaj Sambut Kepulangan 373 Petugas Haji, Tegaskan Evaluasi dan Peringatkan Modus Penipuan Rekrutmen PPIH
Wamenhaj RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyambut kepulangan 373 PPIH Arab Saudi dari Daker Madinah dan Daker Bandara di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kamis (2/7/2026). Foto: Kemenhaj.

TVMU.TV - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyambut kepulangan 373 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dari Daerah Kerja (Daker) Madinah dan Daker Bandara di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kamis (2/7/2026).

Pada kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi para petugas sekaligus menegaskan bahwa Kementerian Haji dan Umrah akan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M.

Sebanyak 373 petugas tersebut telah menuntaskan tugas memberikan pelayanan kepada jemaah haji Indonesia selama operasional haji di Arab Saudi. Kepulangan mereka menandai berakhirnya masa tugas petugas Daker Madinah dan Daker Bandara pada musim haji tahun ini.

Dalam sambutannya, Dahnil menyampaikan penghargaan kepada seluruh petugas beserta keluarga yang dinilai menjadi bagian penting dari keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji 2026.

“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji yang telah mengabdikan tenaga, pikiran, dan waktunya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji Indonesia. Amanah besar ini telah Saudara laksanakan dengan penuh dedikasi, profesionalisme, dan keikhlasan. Apresiasi yang sama juga saya sampaikan kepada seluruh keluarga PPIH yang dengan tulus mengikhlaskan dan mendukung putra-putri terbaiknya menjalankan tugas negara di Tanah Suci. Tanpa doa, kesabaran, dan dukungan keluarga, pengabdian ini tidak akan berjalan dengan baik. Semoga setiap ikhtiar, pengorbanan, dan keikhlasan yang telah diberikan menjadi amal saleh dan mendapat balasan terbaik dari Allah SWT,” ujar Dahnil.

Menurut Dahnil, berakhirnya operasional haji bukan berarti seluruh pekerjaan selesai. Sebaliknya, momentum tersebut menjadi awal untuk melakukan evaluasi sebagai dasar penyempurnaan penyelenggaraan ibadah haji pada musim berikutnya.

Ia menjelaskan, Kementerian Haji dan Umrah akan memprioritaskan penguatan penerapan prinsip istithaah sebagai fondasi penyelenggaraan haji, penataan biaya penyelenggaraan ibadah haji agar lebih efektif, efisien, dan akuntabel, serta peningkatan kualitas tata kelola dan kompetensi sumber daya manusia petugas haji.

“Seluruh evaluasi yang kami lakukan bermuara pada satu tujuan, yaitu menghadirkan penyelenggaraan ibadah haji yang semakin profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan terbaik bagi jemaah. Penguatan istithaah, penataan biaya haji, serta peningkatan kualitas petugas akan menjadi fokus dalam mempersiapkan musim haji berikutnya,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Dahnil juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap informasi palsu yang mengatasnamakan Kementerian Haji dan Umrah terkait rekrutmen Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).

Ia menegaskan hingga saat ini Kementerian Haji dan Umrah belum membuka proses rekrutmen petugas untuk penyelenggaraan ibadah haji musim berikutnya.

“Hingga saat ini Kemenhaj belum membuka rekrutmen PPIH untuk penyelenggaraan ibadah haji musim berikutnya. Apabila ada pihak yang menawarkan kelulusan, meminta sejumlah uang, atau mengatasnamakan Kemenhaj dalam proses rekrutmen, dapat dipastikan hal tersebut adalah penipuan,” tegasnya.

Dahnil mengimbau masyarakat untuk memperoleh informasi resmi hanya melalui kanal komunikasi milik Kementerian Haji dan Umrah guna menghindari penyebaran hoaks maupun praktik penipuan.

“Kami mengimbau masyarakat agar memperoleh informasi hanya melalui website dan media sosial resmi Kemenhaj. Jangan mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya. Semua kebijakan dan tahapan penyelenggaraan haji akan kami sampaikan secara terbuka melalui kanal resmi Kemenhaj,” pungkasnya.