Dadang Kahmad: Akidah Kokoh Bentengi Masyarakat dari Perilaku Destruktif
TVMU.TV - Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Dadang Ahmad menegaskan bahwa akidah Islam yang kokoh merupakan fondasi spiritual dan moral yang mampu mencegah perilaku destruktif seperti korupsi, konflik, dan kerusakan sosial.
Pernyataan ini disampaikan dalam program Gerakan Subuh Mengaji Aisyiyah Jawa Barat yang disiarkan secara live melalui tvMu dan YouTube tvMu Channel, Jumat (10/10/2025).
Menurut Guru Besar Sosiologi Agama UIN Sunan Gunung Djati Bandung ini, akidah tidak hanya sekadar keyakinan teologis, melainkan pengikat seluruh tindakan dan perilaku muslim dalam menjalani kehidupan.
"Akidah yang kuat membentuk warga negara yang bermoral, taat aturan, dan positif terhadap perbedaan," tegas Dadang dalam ceramahnya.
Dadang menjelaskan bahwa akidah yang lemah dapat mendorong manusia pada perilaku destruktif, seperti korupsi, ketamakan, egoisme, serta konflik yang mengancam tatanan sosial dan keamanan bangsa. Sebaliknya, akidah yang kuat melahirkan manusia saleh, berakhlak mulia, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
Dalam konteks Indonesia yang multikultural, Dadang mencontohkan Piagam Madinah sebagai teladan toleransi dan kerukunan antar umat beragama. Ia menekankan bahwa prinsip moderasi Islam yang menjadi ciri Muhammadiyah merupakan kunci menjaga harmoni di tengah pluralitas bangsa.
Menyikapi berbagai isu aktual seperti konflik global dan perbedaan internal umat, Dadang mengingatkan pentingnya keteguhan iman dan kebijaksanaan. Ia juga mengajak umat Islam untuk terus memperkuat diri melalui pengajian, ibadah, introspeksi, dan pengendalian hawa nafsu.
"Akidah yang kokoh adalah benteng dari segala bentuk penyimpangan moral dan ideologi yang bisa mengancam persatuan umat," tegasnya.
Melalui penguatan akidah, pendidikan agama, dan kerja sama antarumat beragama, Dadang optimistis Indonesia dapat menjadi bangsa yang kokoh, toleran, dan berkemajuan.