Dadang Kahmad Minta Warga Muhammadiyah Waspada Akun Hoaks Berkedok Persyarikatan

Dadang Kahmad Minta Warga Muhammadiyah Waspada Akun Hoaks Berkedok Persyarikatan
Ketua PP Muhammadiyah, Dadang Kahmad/ Foto: Tangkap gambar YouTube tvMu Channel.

TVMU.TV - Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Dadang Kahmad mengimbau warga Muhammadiyah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran informasi hoaks, terutama yang berasal dari akun media sosial yang mengatasnamakan atau menggunakan simbol-simbol Muhammadiyah.

Pesan tersebut disampaikan Dadang saat memberikan pengarahan di Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung, Ahad (28/6/2026). Menurutnya, derasnya arus informasi di era digital harus diimbangi dengan sikap kritis agar warga tidak mudah terprovokasi oleh konten yang berpotensi memecah belah Persyarikatan maupun hubungan Muhammadiyah dengan pihak lain.

"Ada akun media sosial yang mengatasnamakan Muhammadiyah, tetapi isinya justru mengadu domba kita dengan organisasi lain maupun dengan pemerintah," kata Dadang.

Ia menilai kebebasan berekspresi di media sosial kerap disalahgunakan demi mengejar perhatian dan viralitas. Akibatnya, informasi yang beredar tidak selalu mengedepankan fakta sehingga dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Karena itu, Dadang mengingatkan warga Muhammadiyah agar tidak langsung mempercayai setiap informasi yang beredar, meskipun berasal dari akun yang menggunakan identitas atau atribut Persyarikatan.

Ia juga mengapresiasi langkah Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PP Muhammadiyah yang menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Meta dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), untuk menangani akun-akun palsu yang mencatut nama Muhammadiyah.

Meski demikian, menurut Dadang, penertiban akun semacam itu tidak mudah karena setiap platform media sosial memiliki aturan dan mekanisme tersendiri dalam menangani laporan penyalahgunaan identitas.

Sebagai langkah konkret, Dadang mendorong seluruh unsur Persyarikatan, mulai dari tingkat pusat hingga wilayah dan daerah, untuk memperkuat ekosistem media digital melalui pengelolaan akun resmi yang aktif, kredibel, dan menyajikan informasi sesuai kebijakan organisasi.

"Perbanyak akun resmi yang menyampaikan informasi sesuai arah perjuangan Muhammadiyah sehingga masyarakat memperoleh informasi yang benar," ujarnya.

Selain itu, ia mengajak warga Muhammadiyah untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dengan mengutamakan kebenaran, bukan sekadar mengejar popularitas atau viralitas.

Dadang juga mengimbau masyarakat agar selalu melakukan verifikasi terhadap informasi yang diragukan dengan merujuk pada kanal komunikasi resmi Muhammadiyah, seperti situs Muhammadiyah.or.id maupun Suara Muhammadiyah, sehingga terhindar dari penyebaran informasi yang menyesatkan.