Dahlan Rais: Muhammadiyah Sehat di Usia 113 Karena Konsisten Tebar Manfaat
TVMU.TV - Di usianya yang ke-113, Muhammadiyah justru tampak semakin sehat dan terus berkembang, menjadi fenomena unik di tengah banyak organisasi yang tak bertahan lama.
Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Ahmad Dahlan Rais, menjelaskan bahwa rahasia umur panjang Persyarikatan ini terletak pada prinsip dasarnya: memberikan manfaat seluas-luasnya bagi manusia.
Dalam tausiyahnya di MBS Al Furqon Cibiuk, Garut, pada Jumat (29/11), Dahlan Rais mengajak untuk melihat fenomena ini melalui perspektif Al-Qur'an Surat Ar-Ra'd ayat 17.
“Ini kita pegang – Muhammadiyah baik perorangan, maupun lembaga sama pentingnya, bahwa hidup itu harus membawa manfaat bagi yang lain,” tegasnya.
Usia panjang yang telah mencapai 113 tahun, lanjutnya, adalah nikmat yang harus disyukuri. Namun, syukur itu tidak hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata.
Mengutip Surat Saba' ayat 13, Dahlan Rais mengajak warga Muhammadiyah meneladani keluarga Nabi Daud dengan semakin giat beramal sebagai bukti rasa syukur.
“Ternyata beramallah kamu itu penekannya pada yang lebih baik. Untuk menunjukkan rasa syukur mu. Dan orang yang bersyukur dengan menunjukkan amal yang lebih baik itu tidak banyak,” tuturnya.
Cara bersyukur seperti ini, kata Dahlan Rais, sangat relevan dengan semangat warga Muhammadiyah, yaitu bekerja dan beramal tidak hanya untuk diri sendiri atau urusan dunia, tetapi untuk memberikan manfaat bagi orang banyak dan kehidupan akhirat.
Ia juga mengingatkan bahwa dalam Anggaran Dasar, Muhammadiyah didefinisikan sebagai gerakan Islam, bukan sekadar organisasi.
"Tentu penjelasan ini berkonsekuensi pada ‘larangan’ supaya Muhammadiyah tidak boleh berhenti bergerak," pungkasnya, menegaskan bahwa dinamisasi dan kontribusi nyata adalah jiwa yang membuat Muhammadiyah tetap relevan dan "sehat" hingga hari ini.