Empat Kunci agar Hizbul Wathan Tetap Relevan

Empat Kunci agar Hizbul Wathan Tetap Relevan
Sekretaris PP Muhammadiyah, Izzul Muslimin dalam peringatan Milad ke-107 HW di Yogyakarta, (20/12). Foto: muhammadiyah.or.id.

TVMU.TV - Genap menginjak usia 107 tahun pada Desember 2025, organisasi kepanduan Hizbul Wathan (HW) menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

Menyikapi hal ini, Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Izzul Muslimin, memaparkan empat hal krusial agar HW tetap diminati masyarakat kini dan nanti. Paparan ini disampaikan dalam peringatan Milad ke-107 HW di Yogyakarta, (20/12).

Pertama, Izzul menekankan pentingnya adaptasi. Ia mengakui HW memiliki magnitut besar di masa awal, terutama pada era perang dan kepemimpinan KH. Ibrahim.

“Situasi sudah berubah, zaman sudah berubah, dan ini adalah yang bisa kita lakukan menyesuaikan diri. Supaya Hizbul Wathan kehadirannya disenangi oleh masyarakat,” kata Izzul.

Kedua, Izzul mengingatkan agar HW menjaga organisasi dari konflik internal. Meski konflik adalah hal wajar, kemampuan manajemen konflik yang matang sangat dibutuhkan.

“Untuk urusan ini, selama saya menjabat sebagai Sekretaris PP Muhammadiyah belum ada laporan konflik dari HW. Maka ini merupakan tradisi baik yang layak mendapat apresiasi, dan diharapkan terus dirawat,” ujarnya.

Ketiga, HW harus memiliki kemampuan manajemen organisasi yang baik agar bisa berumur panjang. Selain itu, Izzul mendorong HW untuk menjaga tradisi kepeloporannya, terutama dalam merespons situasi sulit bangsa seperti bencana alam di Sumatra dan Aceh.

“Perlu kepeloporan dan saya kira ini fungsi HW, bagaimana Hizbul Wathan bisa melakukan kepeloporan untuk menumbuhkan kembali kerelawanan dalam arti yang sebenarnya,” tegasnya.

Keempat, Izzul menyoroti kekuatan HW dalam kaderisasi yang dianggapnya paling lengkap.

“Sebab HW diikuti oleh anak-anak sekolah dasar, sampai kakek-kakek yang masih aktif di HW,” jelasnya.

Keempat poin ini diharapkan dapat menjadi kompas bagi HW, organisasi tertua di bawah naungan Muhammadiyah ini, untuk terus tumbuh relevan dan memberikan manfaat bagi masyarakat di abad kedua perjalanannya.