Hadapi Wabah ISPA Pascabanjir, Tim Dokter UMSU Turun ke Desa Sekoci Langkat

Hadapi Wabah ISPA Pascabanjir, Tim Dokter UMSU Turun ke Desa Sekoci Langkat
Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) UMSU turun langsung ke lokasi bencana, memberikan bantuan nyata bagi warga terdampak banjir di Dusun Sidodadi, Desa Sekoci, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat. Foto: UMSU.

TVMU.TV - Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) turun langsung ke lokasi bencana, memberikan bantuan nyata bagi warga terdampak banjir di Dusun Sidodadi, Desa Sekoci, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat.

Aksi kemanusiaan ini merupakan implementasi program hibah dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikbudristek), yang berfokus pada pelayanan kesehatan, distribusi logistik, penyediaan air bersih, serta pendampingan sosial.

Dipimpin oleh dr. Eka Febriyanti, M.Gizi selaku Ketua Tim, kegiatan dirancang untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat terdampak. Tim ini diperkuat oleh dosen penerima hibah, Dr. Emni Purwoningsih, M.Kes dan Dr. Abd Rahman, M.Pd, serta didampingi oleh Assoc. Prof. Dr. Hj. Yurisna Tanjung, M.AP beserta sejumlah staf pendamping lainnya.

“Program ini kami desain agar tidak bersifat seremonial, tetapi terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat,” jelas dr. Eka seperti dikutip dari umsu.ac.id, Rabu (24/12).

Sebagai respons cepat terhadap ancaman kesehatan pascabanjir, UMSU menurunkan tim medis yang terdiri dari enam dokter, dibantu lima mahasiswa kedokteran dan relawan lintas fakultas. Mereka membuka posko kesehatan keliling yang menjangkau empat dusun terdampak: Sidodadi, Sejambu, Pantai Pulau, dan Sukaramai Bengkel.

Data yang dihimpun tim menunjukkan sebanyak 334 warga telah memeriksakan kesehatannya. Kondisi lingkungan pascabanjir menjadi pemicu utama sejumlah penyakit.

“Penyakit yang paling banyak kami temukan adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), disusul hipertensi, serta penyakit kulit seperti tinea, scabies, dan dermatitis kontak,” ungkap dr. Eka.

Selain pemeriksaan dan pengobatan, tim juga aktif memberikan edukasi kesehatan untuk mencegah penyakit lanjutan.

Pada hari pertama, Tim PKM UMSU telah menyalurkan 200 paket sembako ke warga Dusun Sidodadi. Mengingat rusaknya sumber air bersih akibat banjir, tim juga mendistribusikan toren air dan air minum bersih ke sejumlah titik pemukiman.

Pada hari kedua dan ketiga, bantuan dan layanan kesehatan diperluas ke dusun-dusun lain untuk memastikan tidak ada warga yang terlewatkan.

Kehadiran tim UMSU menyentuh hati perangkat desa dan warga setempat. Kepala Desa Sekoci, Hidayah Gunawan, menyampaikan terima kasih dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca.

“Di saat masyarakat kami masih trauma dan kehilangan, UMSU hadir bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga kepedulian dan harapan. Kami benar-benar merasa tidak sendirian. Atas nama masyarakat Desa Sekoci, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” ucapnya.

Pendamping kegiatan, Assoc. Prof. Dr. Hj. Yurisna Tanjung, M.AP, menegaskan bahwa pengabdian ini adalah bentuk konkret tri dharma perguruan tinggi. Melalui sinergi dosen, tim medis, dan mahasiswa relawan, UMSU berkomitmen untuk tidak hanya hadir di fase darurat, tetapi juga menjadi bagian dari proses pemulihan jangka panjang masyarakat Kabupaten Langkat pascabencana banjir.