Hadiri Resepsi Milad ke-33 RSIJ Sukapura, Haedar Nashir Tekankan Pentingnya Tingkatan Layanan dan Kualitas

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir menghadiri acara Resepsi Milad ke-33 Rumah Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) Sukapura, Kelapa Gading, Rabu (14/5).

Hadiri Resepsi Milad ke-33 RSIJ Sukapura, Haedar Nashir Tekankan Pentingnya Tingkatan Layanan dan Kualitas
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir menghadiri acara Resepsi Milad ke-33 Rumah Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) Sukapura, Kelapa Gading, Rabu (14/5).

TVMU.TV - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir menghadiri acara Resepsi Milad ke-33 Rumah Rumah Sakit Islam Jakarta (RSIJ) Sukapura, Kelapa Gading, Rabu (14/5).

Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peningkatan layanan dan kualitas guna membangun kesehatan bangsa yang lebih baik.

“Saya yakin dengan jumlah rumah sakit kita yang 126 ditambah klinik di seluruh tanah air, Muhammadiyah berada di garis depan untuk membangun kesehatan bangsa,” ucap Haedar.

Haedar berharap adanya kolaborasi dan integrasi dengan rumah sakit pemerintah di bawah naungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Itu menjadi niscaya. Indonesia tidak bisa dibangun sendiri oleh pemerintah. Hatta pemerintah yang kuat sekalipun, termasuk Kemenkes, rumah sakit pemerintah. Maka, diperlukan rumah sakit swasta, lebih-lebih yang berbasis ormas keagamaan,” ucapnya.

Dikatakan Haedar, ormasi berbasis keagamaan memiliki sejarah yang panjang dalam membangun dan melayanai kesehatan masyarakat.

“Bahkan jauh sebelum Republik ini hadir,” jelasnya.

Dia menilai, peran penting kehadiran rumah sakit berbasis ormas keagamaan, salah satunya seperti yang dilakukan oleh Muhammadiyah.

“Kita rumah sakit swasta keagamaan sungguh memiliki komitmen dan pengkhidmatan yang tinggi untuk membangun kesehatan masyarakat atas dasar pengalaman dan integrasi sosial kita yang kuat. Sehingga kita tidak berorientasi pada keuntungan (mengejar uang, materi) dari usaha membangun rumah sakit, klinik, dan kegiatan pengembangan kesehatan masyarakat,” tegas Haedar.

VIDEO: Haedar Setuju Adanya Ideopolitor di Pemuda Muhammadiyah