Haedar Nashir Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP), Haedar Nashir melepas ribuaan peserta Jalan Sehat di Kudus pada, Ahad (11/9).

Haedar Nashir Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir melepas peserta jalan sehat di Kudus, Ahad (11/9)/ Foto: Instagram @haedarnashirofficial.

TVMU.TV - Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP), Haedar Nashir melepas ribuaan peserta Jalan Sehat di Kudus pada, Ahad (11/9).

Acara ini diikuti secara serentak di Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) se-Jawa Tengah dengan total jumlah peserta 517.493. Adapun titik kumpul Jalan Sehat dimulai di Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU).

Dalam sambutannya, Haedar berpesan untuk selalu taat protokol kesehatan, termasuk saat menghadiri Muktamar ke-48 Muhammadiyah - ‘Aisyiyah di Surakarta pada 18-20 November 2022 mendatang.

“Jadi Insyaa Allah Muktamar akan berlangsung 18-22 November di Surakarta yang akan dihadiri oleh kalau pesertanya yang musyawarah ada 7 ribu Muhammadiyah - ‘Aisyiyah, nanti ada penggembira yang berjumlah jutaan. Tapi tetap mengikuti protokol kesehatan. Jalan sehat ini tentu pertama untuk menggembirakan sekaligus juga menyatukan kesiapan Muktamar,” pesannya.

Selain itu, ia meminta agar Jalan Sehat ini dapat menata kesiapan menuju Muktamar ke-48 Muhammadiyah-‘Aisyiyah.

Selain melepas peserta Jalan Sehat, Haedar Nashir juga meresmikan Klinik PKU Muhammadiyah Getasrabi, dan Graha Pemuda Muhammadiyah Getasrabi.

Tak hanya itu, Haedar pun meninjau SD ‘Aisyiyah Multilingual Darussalam Kudus, PAUD-TK ABA Getasrabi dan Bangunan Gedung RS ‘Aisyiyah Sarkies Kudus.

Haedar mengatakan dengan diresmikannya sejumlah Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) tersebut menandakan Muhammadiyah-‘Aisyiyah tidak pernah berhenti untuk berbuat nyata sebagai kemajuan masyarakat.

“Kita ingat Indonesia tidak akan maju kalau keempat aspek itu tidak maju, pendidikan, kesehatan, sosial, dan ekonomi,” ucapnya.

“Jadi kalau mau kita setara dengan bangsa lain majukan saja 4 aspek itu. Tentu fisik iya, tetapi aspek aspek yang menyangkut membangun manusia itu menjadi sangat diutamakan," lanjut Haedar.

Selain itu, Haedar juga menyatakan bahwa Muhammadiyah akan senantiasa mengawal ruhani bangsa.

“Muhammadiyah komitmen untuk terus memandu umat, bangsa, masyarakat, agar mereka menjadi masyarakat yang berkeadaban luhur,” tegasnya.