Haedar Nashir Paparkan Lima Ciri Islam Berkemajuan

Haedar Nashir Paparkan Lima Ciri Islam Berkemajuan
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir/ Foto: muhammadiyah.or.id.

TVMU.TV - Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan komitmen Muhammadiyah dalam mengembangkan Islam Berkemajuan yang berlandaskan Al-Qur'an dan As-Sunnah dengan pendekatan rasional dan kontekstual.

Pernyataan ini disampaikan dalam pembukaan Musyawarah Cabang PCIM Arab Saudi ke-IV, Jumat (31/10).

Menjelang Milad ke-113 Muhammadiyah, Haedar memaparkan lima ciri utama Islam Berkemajuan. Pertama, dibangun atas dasar tauhid.

Haedar menjelaskan, pemahaman tauhid bukan hanya tentang uluhiyah, rububiyah, atau pun mulkiyah. Tapi alam makna yang luas yang juga punya relasi, hablumminallah dan hablumminannas.

Kedua, ar ruju’ ila al-quran wa as-sunnah. Al-Qur’an dan As-Sunnah tidak cukup hanya dalam skala verbal dan konsep puritan atau literal.

“Al-Quran itu harus bayyani dan irfani,” lanjut Haedar.

Ketiga, kata Haedar, cirinya membutuhkan ijtihad dan tajdid.

“Ijtihad selalu diperlukan dan tidak pernah tertutup, tapi dipergunakan untuk selalu memperbaharui pemahaman keagamaan,” jelasnya.

Keempat, pengembangan wasathiyah Islam. Haedar mengatakan, kuat dalam pendirian pada prinsip-prinsip Islam tapi toleran dalam menjalankan ajaran Islam.

“Dan yang terakhir ini cirinya mewujudkan Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Dan bagi Muhammadiyah rahmatan lil’alamin itu dengan aktualisasi iman, taqwa, dan tauhid yang tidak hanya dalam bentuk kesalehan, tapi juga dalam amaliyah yang nyata yang membawa perubahan,” tambahnya.

Haedar menegaskan, rahmatan lil ‘alamin tidak cukup hanya dengan bicara.

“Kalau hanya bicara seperti ahli demagogi dan ahli pidato itu tidak cukup. Muhammadiyah punya pandangan harus dengan amal usaha,” tegasnya.