Kader 'Aisyiyah Ini Ubah Limbah Jadi Berkah

Kader 'Aisyiyah Ini Ubah Limbah Jadi Berkah
Tangkap layar program Gerakan Subuh Mengaji bertajuk 'Perempuan, Ekonomi Sirkular, dan Spiritualitas: Gerakan Bank Sampah Digital' yang disiarkan di tvMu dan YouTube tvMu Channel, Sabtu (13/9).

TVMU.TV - Kader ‘Aisyiyah, Desty Eka Putri Sari membagikan kisah inspiratif tentang perjuangannya mempelopori Bank Sampah Digital.

Hal itu disampaikan dalam program Gerakan Subuh Mengaji bertajuk 'Sabtu (13/9).

Berawal dari keprihatinan karena melihat kampungnya kotor dan penuh tumpukan sampah, Desty berupaya menggerakkan masyarakat untuk mengelola sampah secara berkelanjutan, sekaligus membuka jalan pemberdayaan perempuan dan penguatan ekonomi keluarga di tengah pandemi Covid-19.

“Kondisinya sangat kotor dan kumuh. Kami bahkan malu mengundang teman ke rumah,” ujarnya.

Walaupun mayoritas tidak menyukai kondisi tersebut, Desty tak patah semangat untuk terus berinovasi mencari solusi bagaimana mengelola sampah, tidak hanya mengumpulkan sampah di tanah kosong, lalu membakarnya.

Desty kemudian menawarkan ide baru dengan jemput sampah dari rumah dengan iuran Rp 20.000 per bulan.

Meski awalnya dianggap mahal, ia meyakinkan warga dengan membandingkan pengeluaran harian untuk rokok yang bisa mencapai ratusan ribu rupiah per bulan.

Jangan lewatkan dialog seru lainnya di program Gerakan Subuh Mengaji setiap hari pukul 05.00 WIB di tvMu dan secara streaming di YouTube tvMu Channel dan GSM 'Aisiyah Jawa Barat. Cerdas Mencerahkan.