Kemenhaj Ingatkan Petugas dan Jemaah Bijak Bermedia Sosial Selama Ibadah Haji 2026
TVMU.TV - Keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji tidak hanya ditentukan oleh kesiapan layanan dan fasilitas di Tanah Suci, tetapi juga oleh sikap petugas dan jemaah dalam menggunakan media sosial. Di era digital, setiap unggahan berpotensi memengaruhi persepsi publik terhadap pelaksanaan ibadah haji secara keseluruhan.
Tenaga Ahli Bidang Humas dan Media Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj RI), Ichsan Marsha, menekankan pentingnya kesadaran bermedia sosial bagi seluruh petugas dan jemaah haji. Ia meminta petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) turut berperan aktif mengingatkan jemaah agar lebih berhati-hati dalam membagikan konten selama musim haji.
Pesan tersebut disampaikan Ichsan saat menjadi pemateri dalam Pendidikan dan Pelatihan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (Diklat PPIH) Arab Saudi 2026 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat (16/1/2026).
Menurut Ichsan, penggunaan media sosial yang tidak bijak berpotensi menimbulkan polemik dan bahkan dapat berujung pada persoalan hukum. Hal ini mengingat adanya perbedaan regulasi antara Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi yang wajib dipatuhi oleh seluruh petugas dan jemaah selama berada di Tanah Suci.
Ia mengingatkan sejumlah larangan yang perlu menjadi perhatian bersama, antara lain mengunggah konten bernuansa penghinaan terhadap individu atau institusi, mempertontonkan kemewahan secara berlebihan, serta mengambil foto dan video di area Masjidil Haram dan Masjid Nabawi yang tidak diperkenankan.
Ichsan Marsha mengajak petugas dan jemaah untuk senantiasa “menjaga jari” sejak tahap manasik, selama pelaksanaan ibadah haji, hingga kembali ke Tanah Air. Menurutnya, ibadah haji merupakan momentum untuk memperbanyak amal dan menjaga kekhusyukan, sehingga aktivitas digital yang berpotensi mengganggu sebaiknya dihindari.
Dengan sikap bijak di ruang digital, penyelenggaraan ibadah haji diharapkan dapat berlangsung aman, tertib, serta mencerminkan citra positif bangsa Indonesia di mata dunia.