Kemenhaj RI Lantik Lebih dari 400 Pejabat Struktural Daerah

Kemenhaj RI Lantik Lebih dari 400 Pejabat Struktural Daerah
Wamenhaj, Dahnil Anzar Simanjuntak melantik pejabat struktural untuk memperkuat tata kelola pelayanan haji dan umrah tingkat wilayah, kota, dan kabupaten di Masjid Al-Ikhlas, Kantor Kemenhaj RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, dan diikuti seluruh satuan kerja daerah, Jumat (28/11). Foto: Kemenhaj.

TVMU.TV - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj RI) kembali melaksanakan pelantikan pejabat struktural untuk memperkuat tata kelola pelayanan haji dan umrah di tingkat wilayah, kota, dan kabupaten.

Pelantikan digelar secara hybrid dari Masjid Al-Ikhlas, Kantor Kemenhaj RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, dan diikuti seluruh satuan kerja daerah, Jumat (28/11).

Lebih dari 400 pejabat struktural resmi dilantik, terdiri dari Kepala Kantor Wilayah, Kepala Kantor, dan pejabat administrasi teknis lainnya. Momentum ini menjadi bagian dari percepatan penguatan organisasi Kemenhaj RI agar siap menjalankan tugas di lapangan.

Pelantikan dipimpin oleh Wakil Menteri (Wamen) Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, yang mewakili Menteri Haji dan Umrah RI, Mochammad Irfan Yusuf, yang sedang bertugas di tempat lain.

Dalam arahannya, Wamen Dahnil menjelaskan bahwa pelantikan massal ini merupakan langkah penting untuk memastikan struktur operasional Kemenhaj di seluruh daerah segera bekerja secara efektif. Ia menegaskan bahwa masyarakat menunggu percepatan dan perubahan nyata dalam penyelenggaraan layanan haji dan umrah.

Dahnil juga menekankan pesan dari Menteri Haji dan Umrah bahwa pelantikan di masjid memiliki makna spiritual, yaitu mengingatkan bahwa seluruh pejabat adalah pelayan tamu-tamu Allah dan memikul amanah besar dari umat.

Wamen menekankan bahwa identitas utama Kemenhaj harus dibangun dari integritas, transparansi, dan akuntabilitas.

Ia mengingatkan bahwa Presiden dan Menteri berulang kali menyampaikan bahwa wajah Kemenhaj harus menjadi teladan sebagai institusi yang anti-korupsi, anti-rente, dan nonmanipulatif.

Dahnil menyampaikan bahwa sorotan publik terhadap Kemenhaj sangat tinggi sehingga jawaban yang harus diberikan adalah kinerja, bukan sekadar retorika. Karena itu, pelantikan ini sekaligus memperjelas rantai komando dan tugas operasional jelang persiapan musim haji yang sangat ketat.

Ia juga mengingatkan bahwa waktu persiapan pelayanan haji sangat terbatas, sehingga seluruh pejabat diminta bekerja sebagai satu tim solid tanpa ruang untuk kesalahan langkah.

Di akhir sambutan, Wamen Dahnil mengajak seluruh peserta pelantikan mendoakan para korban bencana yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan beberapa wilayah lain.

Ia menyampaikan empati mendalam dan memastikan bahwa pemerintah akan terus memberikan upaya terbaik untuk membantu warga terdampak.

Pelantikan pejabat struktural ini melengkapi penataan kelembagaan Kemenhaj RI setelah pelantikan pejabat eselon pusat yang dilaksanakan sebelumnya.

Dengan terbentuknya struktur hingga ke tingkat daerah, Kemenhaj RI berharap percepatan pelayanan haji dan umrah dapat berjalan lebih optimal dan terkoordinasi.