KH Tafsir Tegaskan PWM Jateng 2022-2027 Bakal Produksi Lagi Pondok Pesantren yang Alim dan Tafaqquh Fiddin

Ketua PWM Jawa Tengah, KH Tafsir menegaskan pada kepemimpinan PWM Jateng periode 2022-2027 bakal memproduksi semakin banyak pondok pesantren yang alim dan tafaqquh fiddin, dengan memiliki kemampuan ilmu alat yang memadai.

KH Tafsir Tegaskan PWM Jateng 2022-2027 Bakal Produksi Lagi Pondok Pesantren yang Alim dan Tafaqquh Fiddin
Ketua PWM Jateng, Tafsir saat penutupan Musywil Muhammadiyah dan Aisyiyah Jateng periode Muktamar ke-48 di Hotel Shangri-La, Kota Tegal, Ahad (5/3). Foto: Tangkap layar YouTube tvMu Channel.

TVMU.TV - Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, KH Tafsir menegaskan pada kepemimpinan PWM Jateng periode 2022-2027 bakal memproduksi semakin banyak pondok pesantren yang alim dan tafaqquh fiddin, dengan memiliki kemampuan ilmu alat yang memadai.

Ia meminta kepada pengelola pondok pesantren Muhammadiyah agar tidak menjadikan semua pesantren sebagai rumah tahfidz. Menurutnya, pondok pesantren Muhammadiyah harus ada yang menjadi rumah ilmu alat nahwu-sharaf.

“Ada ungkapan ilmu sharaf adalah induknya semua ilmu, dan nahwu adalah bapaknya ilmu. Pertanyaannya, siapa warga Muhammadiyah yang menekuni ilmu nahwu dan sharaf ? kalau ilmu nahwu dan sharaf tidak ada yang menekuni, bagaimana Kitab Kuning mau dibaca,” kata Tafsir saat penutupan Musywil Muhammadiyah dan Aisyiyah Jateng periode Muktamar ke-48 di Hotel Shangri-La, Kota Tegal, Ahad (5/3).

Dengan adanya rumah ilmu alat nahwu-sharaf, Tafsir berharap bisa menghasilkan kader-kader tafaqquh fiddin. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM) di wilayah-wilayah maupun daerah.

Dia melanjutkan, pengembangan PUTM di wilayah tersebut sebagai amal usaha untuk menghasilkan pengasuh pondok pesantren Muhammadiyah yang memiliki visi dan misi, sekaligus memiliki pandangan kemuhammadiyahan yang mantap.

VIDEO: Penutupan Musywil Muhammadiyah dan Aisyiyah Jateng periode Muktamar ke-48