Kolaborasi RSML– tvMu Hadirkan Informasi Kesehatan yang Edukatif
TVMU.TV - Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML) resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan TV Muhammadiyah (tvMu) dalam rangka kerja sama publikasi dan penguatan penyiaran dakwah kesehatan, Kamis (26/2/2026), di lingkungan RSML, Lamongan, Jawa Timur.
Kerja sama ini difokuskan pada publikasi program, layanan, dan perkembangan rumah sakit melalui jaringan tvMu, sekaligus memperkuat peran televisi Muhammadiyah sebagai media dakwah persyarikatan. Melalui sinergi tersebut, informasi layanan kesehatan diharapkan menjangkau masyarakat secara lebih luas, terstruktur, dan edukatif.
Direktur RSML, M. Asro Abdih, menilai kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam memperluas penyebaran informasi layanan kesehatan kepada masyarakat.
“Sinergi ini menjadi langkah strategis dalam memperluas penyebaran informasi layanan kesehatan. Kami berharap kehadiran RS Muhammadiyah Lamongan di layar tvMu's dapat menjadi sarana dakwah kesehatan yang mencerahkan masyarakat,” ujarnya.
Acara penandatanganan turut dihadiri pejabat struktural RSML, Direktur tvMu Pusat Dr. Makroen Sanjaya, M.Sos., Direktur tvMu Jawa Timur 1, serta kru tvMu.
Kepala Bagian Pemasaran RSML, Era Catur Prasetya, menambahkan bahwa kerja sama ini tidak hanya sebatas publikasi informasi, tetapi juga bagian dari upaya edukasi kesehatan kepada masyarakat luas.
Ia menekankan, sinergi tersebut diharapkan mampu memberikan pemahaman yang benar mengenai layanan, program, serta perkembangan rumah sakit, sekaligus mencerdaskan masyarakat dalam bidang kesehatan.
Sementara itu, Makroen Sanjaya mengapresiasi terjalinnya kemitraan antara media dan Amal Usaha Muhammadiyah di bidang kesehatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi ini akan membawa manfaat besar bagi warga, khususnya dalam memperoleh informasi kesehatan yang edukatif dan terpercaya.
Dengan penandatanganan MoU ini, RS Muhammadiyah Lamongan dan tvMu berkomitmen mengembangkan konten siaran yang informatif dan berdampak, sehingga dakwah kesehatan dapat tersampaikan secara lebih efektif kepada masyarakat, khususnya warga Muhammadiyah di Jawa Timur.