Lazismu Gelar Resepsi Milad ke-23 dan Launching Program Save Our School
Lazismu menggelar Resepsi Milad ke-23 di Kantor PP Muhammadiyah Jakarta, Rabu (23/7).
TVMU.TV - Lazismu menggelar Resepsi Milad ke-23 di Kantor Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Jakarta, Rabu (23/7).
Ketua Badan Pengurus LazisMu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Ahmad Imam Mujadid Rais mengatakan, tema milad kali ini "Lazismu untuk Kesejahteraan Semua” menjadi refleksi dari komitmen institusi Persyarikatan ini dalam memperluas manfaat.
Dalam bidang pendidikan, lanjut Rais, Lazismu pada momen ini meluncurkan program Save Our School (SOS).
Ia mengatakan, SOS menjadi salah satu ikhtiar nyata Muhammadiyah dalam mewujudkan perbaikan dunia pendidikan di Tanah Air.
Pada tahap awal, Rais mengatakan, program ini menyasar 300 sekolah yang akan direnovasi dengan dana para donatur yang disalurkan via Lazismu.
"Kita ingin meyakini bahwa dana zakat, infak, sedekah dan sosial keagamaan lainnya harus memberikan manfaat yang seluas-luasnya bagi para mustahik," kata Rais.
Dalam ajaran Islam, Rais mengatakan, ada hak kaum mustahik atas harta yang dititipkan Allah SWT kepada tiap muzaki. Dalam hal ini, Lazismu ingin memastikan, setiap mustahik bisa mendapatkan haknya secara proporsional.
Zakat pun memiliki filosofi, membuat mustahik berdaya sehingga dapat bertransformasi menjadi muzaki. Salah satu jalan untuk pemberdayaan ini ialah melalui pendidikan.
Menurut Rais, SOS menjadi salah satu program dalam pilar pendidikan di Lazismu. Untuk tahap awal, sebanyak 300 sekolah di berbagai daerah Indonesia akan menjadi penerima manfaat.
"Kita sama-sama tahu bahwa jumlah sekolah (di Indonesia) sangat banyak. Jumlah 300 barangkali angka yang kecil, tetapi LazisMu ingin memberikan sebuah kesadaran kepada semua, kita perlu bergerak dan berdampak untuk lingkungan sekitar walaupun dengan angka yang kecil," ujarnya.
Rais juga meminta kepada Lazismu di berbagai wilayah untuk mendukung SOS. Dukungan bisa dalam bentuk penghimpunan dana atau berkontribusi dalam hal sekecil apa pun untuk memasifkan program ini.
Dalam rangka milad Lazismu, Rais berharap, lembaga ini terus istiqamah dalam memberikan maslahat seluas-luasnya. Selain itu, filantropi Islam ini juga akan selalu dipercaya publik.
Dia menyampaikan, saat ini Lazismu sedang melakukan audit untuk tahun 2024 dari kantor akuntan publik (KAP).
"Alhamdulillah selama tujuh tahun berturut turut Opini Lazismu adalah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)," ucap Rais.