Majelis Pemberdayaan Masyarakat Luncurkan Desa Migran Berkemajuan
TVMU.TV - Sebagai langkah nyata dalam melindungi dan memberdayakan pekerja migran, Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah secara resmi meluncurkan program Desa Migran Berkemajuan.
Program yang dikick off pada Ahad (23/11) di Desa Muara, Cirebon, Jawa Barat ini, bertujuan menciptakan kemandirian ekonomi, sosial-keagamaan, serta perlindungan hukum melalui komunitas SaranMu (Sahabat Migran Berkemajuan).
Ahmad Ma’ruf, Wakil Ketua MPM PP Muhammadiyah, dalam sambutannya menekankan bahwa program ini lahir sebagai respons atas maraknya kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang mengincar calon pekerja migran.
“Pelaksanaan kegiatan ini didasari oleh keberpihakan Muhammadiyah terhadap masyarakat, salah satunya adalah isu pekerja migran yang butuh perhatian khusus. Belakangan marak sekali kasus-kasus TPPO yang berkedok agen pelatihan pekerja bagi para pekerja migran,” paparnya.
Pemilihan Desa Muara, Cirebon, bukan tanpa alasan. Lokasi ini dinilai strategis berdasarkan hasil asesmen mendalam.
“Cirebon menjadi salah satu penyumbang pekerja migran terbesar di negara kita, yang telah tersebar di mancanegara,” jelas Ma’ruf.
Program ini dirancang untuk menciptakan ekosistem yang lebih komprehensif bagi pekerja migran, mulai dari pra-keberangkatan hingga purna-tugas.
“Muhammadiyah mendorong betul pengelolaan yang terintegrasi... melalui SaranMu harapannya kita dapat memberikan pendampingan komprehensif... perhatian yang kita berikan tidak hanya sebelum keberangkatan, namun juga ketika keberangkatan, serta purna migran,” imbuhnya.
Ia juga menegaskan bahwa program ini bersifat inklusif dan terbuka bagi seluruh elemen masyarakat yang ingin turut serta memperbaiki ekosistem ketenagakerjaan migran.
Peluncuran yang dihadiri oleh 28 anggota SaranMu Desa Muara, perwakilan BPMI Jawa Barat, PDM Cirebon, dan Pemerintah Desa setempat ini, menandai dimulainya pendampingan berkelanjutan yang diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan bagi desa-desa migran lainnya di Indonesia.