Mendikdasmen Bagikan Puluhan Ribu Buku untuk Anak Pemudik

Mendikdasmen Bagikan Puluhan Ribu Buku untuk Anak Pemudik
Mendikdasmen, Abdul Mu’ti, turun langsung membagikan buku kepada anak-anak pemudik, Senin (16/3). Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Arus mudik Lebaran 2026 mulai dipadati pemudik di berbagai stasiun, terminal, hingga pelabuhan di Jakarta dan sekitarnya. Di tengah perjalanan panjang menuju kampung halaman, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menghadirkan program edukatif bagi anak-anak melalui kegiatan Mudik Asyik Baca Buku (MABB) 2026.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, turun langsung membagikan buku kepada anak-anak pemudik pada Senin (16/3). Program ini menyasar sejumlah titik transportasi utama guna memberikan alternatif kegiatan positif selama perjalanan.

Selama 16–17 Maret 2026, sebanyak 24 ribu buku didistribusikan di sembilan lokasi, yakni Stasiun Pasar Senen, Stasiun Gambir, Terminal Kalideres, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Pulo Gebang, Bandara Halim Perdanakusuma, Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan Merak (Banten), serta Terminal Pakupatan di Serang, Banten.

“Program ini adalah bagian dari upaya kami untuk terus memupuk dan meningkatkan budaya membaca, khususnya bacaan yang berkualitas. Sasaran utamanya adalah buku anak-anak, agar anak-anak lebih banyak memegang buku daripada memegang gawai,” kata Abdul Mu’ti.

Program ini bertujuan mendorong kebiasaan membaca sejak dini sekaligus mengurangi ketergantungan anak pada gawai selama perjalanan mudik yang umumnya memakan waktu lama.

Respons positif datang dari para pemudik. Evi, seorang ibu yang tengah menunggu keberangkatan bersama dua anaknya, mengaku terbantu dengan adanya program tersebut.

“Program ini menurut saya bagus sekali, menarik. Anak-anak jadi tidak main gawai terus karena fokus baca buku. Jadi, mudah-mudahan tahun berikutnya (program ini) terus ada dan lebih banyak lagi tempat-tempat (titik) yang bisa dikunjungi,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Afan, salah satu anak yang menerima buku. Ia mengaku senang dan termotivasi untuk belajar.

“Seneng (dapat buku), baca buku bisa bikin aku pintar untuk mencapai cita-cita. Aku mau jadi Astronot!” tuturnya.

Program MABB 2026 ini turut didukung oleh Perpustakaan Nasional RI, Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI), serta sejumlah penerbit dan pemangku kepentingan transportasi. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperluas jangkauan literasi di tengah momentum mudik Lebaran.

Melalui inisiatif ini, pemerintah berharap perjalanan mudik tidak hanya menjadi momen pulang kampung, tetapi juga kesempatan memperkuat budaya literasi di kalangan anak-anak Indonesia.