Mendikdasmen Hadiri Pagi Ceria di SD Muhammadiyah Cianjur
TVMU.TV - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Mendikdasmen RI) Abdul Mu’ti menghadiri kegiatan Pagi Ceria yang diselenggarakan SD Islam Kreatif Muhammadiyah Cianjur, Sabtu (31/1/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembiasaan pola hidup sehat dan penguatan karakter peserta didik sebelum kegiatan belajar mengajar (KBM).
Abdul Mu’ti menjelaskan, program Pagi Ceria telah dilaksanakan secara nasional sejak Desember 2024.
Program tersebut mengacu pada edaran bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Dalam Negeri, serta Kementerian Agama, yang menganjurkan sekolah melaksanakan aktivitas pembiasaan positif sebelum KBM dimulai.
Menurut Mu’ti, pelaksanaan Pagi Ceria bersifat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing sekolah, baik dilakukan setiap hari maupun beberapa kali dalam sepekan. Tujuan utamanya adalah menanamkan kebiasaan hidup sehat serta membangun karakter anak sejak usia dini.
Dalam kesempatan itu, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah tersebut menyampaikan empat pesan utama kepada para siswa sebagai bekal menatap masa depan.
“Pertama, jadilah anak-anak yang memiliki cita-cita. Jadilah anak-anak yang memiliki harapan terhadap masa depan,” ujar Mu’ti.
Ia menambahkan, cita-cita harus disertai sikap optimistis dan ikhtiar yang sungguh-sungguh. Menurutnya, orang beriman memiliki keyakinan bahwa masa depan akan lebih baik daripada masa lalu dan masa kini.
Pesan kedua, Mu’ti menekankan pentingnya kepercayaan diri dan ketekunan dalam mengembangkan potensi diri. Ia menegaskan bahwa setiap anak memiliki bakat dan kemampuan yang berbeda.
“Kedua, percaya diri. Jadilah anak-anak yang percaya diri, karena kalian semua memiliki bakat dan kemampuan, meskipun bakatnya berbeda-beda. Tekunilah bakat kalian,” katanya.
Ia menilai keunggulan tidak hanya terletak pada prestasi akademik, tetapi juga pada bidang olahraga, seni, dan keterampilan lainnya. Kreativitas, menurutnya, menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan masa depan.
“Sekolah ini dinamai sekolah kreatif, karena di masa depan orang-orang yang mampu bertahan adalah mereka yang kreatif,” ungkapnya.
Pesan ketiga yang disampaikan Mu’ti adalah pentingnya kesabaran dalam meraih keberhasilan. Ia mengingatkan bahwa tidak ada kesuksesan yang dicapai secara instan.
“Apa yang kita inginkan tidak bisa diraih dalam waktu singkat. Kegagalan adalah bagian dari proses yang menjadikan kita manusia yang tahan uji dan tidak mudah menyerah,” tuturnya.
Pesan keempat, Mu’ti mengingatkan para siswa agar selalu meminta doa restu orang tua serta menghormati guru sebagai sosok yang berjasa dalam perjalanan pendidikan.
“Mintalah doa restu orang tua dan hormati mereka. Hormati guru-guru kalian, karena doa bapak dan ibu guru adalah doa yang mengantarkan kesuksesan,” tegasnya.
Menutup pesannya, Abdul Mu’ti berharap kegiatan Pagi Ceria yang dibarengi penerapan nilai-nilai tersebut dapat membentuk generasi unggul dan berkarakter.
“Jika empat pesan tadi diterapkan, insyaallah kalian akan menjadi Anak Indonesia Hebat,” pungkasnya.