Mendikdasmen Terima Penghargaan YAI dari Lentera Hati Islamic Boarding School

Menteri Abdul Mu’ti menerima penghargaan YAI dari Lentera Hati Islamic Boarding School di Mataram.

Mendikdasmen Terima Penghargaan YAI dari Lentera Hati Islamic Boarding School
Mendikdasmen, Abdul Mu’ti menerima penganugerahan YAI Menteri dari Lentera Hati Islamic Boarding School, Mataram, NTB, Rabu (21/10). Foto: Istimewa.

TVMU.TV - Bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional 2025, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Abdul Mu’ti, menerima penganugerahan YAI Menteri dari Lentera Hati Islamic Boarding School, Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (21/10).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi Abdul Mu’ti dalam memajukan kebijakan pendidikan serta kontribusinya di bidang keagamaan. Penyerahan dilakukan secara simbolis melalui cendera mata yang diserahkan langsung oleh para peserta didik disabilitas sekolah tersebut.

Dalam sambutannya, Menteri Mu’ti menyampaikan apresiasi terhadap praktik pendidikan inklusi yang diterapkan di Lentera Hati Islamic Boarding School. Ia menilai pendekatan inklusif di lembaga pendidikan menjadi wujud nyata dari semangat memuliakan manusia tanpa melihat keterbatasan fisik.

“Pada dasarnya pendidikan adalah proses memuliakan manusia. Pendidikan inklusi yang ada di lembaga pendidikan ini menjadi bukti nyata tumbuhnya rasa kemuliaan tersebut dan bagaimana kita menghargai sebuah kekurangan menjadi potensi yang harus dikembangkan,” ujar Abdul Mu’ti.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan di bidang pendidikan untuk memperkuat penerapan pendidikan inklusi di seluruh Indonesia.

“Janganlah kita memandang manusia hanya karena fisik dan kekurangannya. Terimalah mereka dengan apa adanya. Pendidikan inklusi di Pesantren Lentera Hati memberikan penegasan bahwa siapapun mereka, apapun keadaan fisiknya, berhak mendapat layanan pendidikan terbaik agar tumbuh menjadi generasi hebat,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, mengapresiasi kehadiran Menteri Mu’ti dan komitmen Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam memperkuat kualitas pendidikan di NTB.

“Pemerintah provinsi dan kabupaten/kota NTB bersama Komisi X DPR RI terus berupaya membenahi sektor pendidikan. Salah satu buktinya terlihat dari banyaknya talenta hebat dan praktik baik di sekolah Lentera Hati maupun sekolah lainnya di NTB,” ujarnya.

Selaku pimpinan Lentera Hati Islamic Boarding School, Muazar Habibi menjelaskan bahwa lembaga yang ia pimpin kini menampung lebih dari 1.300 siswa, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA. Ia menegaskan bahwa sekolahnya berkomitmen menjadi lingkungan pendidikan yang aman, ramah anak, dan bebas kekerasan.

“Kami memiliki kamera pengawas di seluruh area sekolah yang dapat dipantau guru dan orang tua. Kami juga mencanangkan diri sebagai sekolah ramah anak dan sekolah terpadu dalam pembangunan karakter. Semoga kehadiran Pak Mu’ti mendorong kami untuk bisa menerima program Revitalisasi Sekolah dalam mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua,” kata Muazar.

Kunjungan Menteri Abdul Mu’ti di Mataram menjadi momentum penting dalam memperkuat semangat pendidikan inklusif dan pemerataan kualitas pendidikan di daerah. Melalui penghargaan tersebut, pemerintah menegaskan komitmennya untuk menghadirkan sistem pendidikan yang adil, inklusif, dan memuliakan setiap anak bangsa.