Milad Ke-24 Lazismu, Himpun Dana Rp792,9 Miliar pada 2025 dan Perkuat Integrasi Program Pemberdayaan

Milad Ke-24 Lazismu, Himpun Dana Rp792,9 Miliar pada 2025 dan Perkuat Integrasi Program Pemberdayaan
Poster Milad Lazismu ke-24 yang mengusung tema “Integrasi Menguatkan Dampak” pada Rabu (29/7/2026). Foto: Lazismu.

TVMU.TV - Memasuki usia ke-24 tahun, Lazismu menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola filantropi Islam yang profesional, transparan, dan berdampak. Sepanjang 2025, lembaga amil zakat milik Muhammadiyah ini berhasil menghimpun dana nasional sebesar Rp792,96 miliar, melampaui target yang ditetapkan, sekaligus memperluas manfaat program pemberdayaan di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, lingkungan, serta sosial dan dakwah.

Momentum Milad ke-24 Lazismu mengusung tema “Integrasi Menguatkan Dampak”, yang menjadi implementasi Pedoman Pimpinan Pusat Muhammadiyah Tahun 2025 sekaligus tindak lanjut Rapat Kerja Nasional Lazismu 2026 di Kalimantan Selatan.

Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, Ahmad Imam Mujadid Rais, mengatakan integrasi menjadi strategi utama agar pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya mampu menghasilkan program yang lebih efektif dan berkelanjutan.

“Integrasi menjadi fondasi penting dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya agar mampu menghasilkan program yang lebih efektif, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, Senin (27/7).

Dalam bidang pemberdayaan ekonomi, Lazismu menjalankan berbagai program, seperti TelurMu, Ternak Mandiri, Tani Bangkit, Ketahanan Pangan, Keuangan Mikro, Kampung Berkemajuan, hingga pemberdayaan penyandang disabilitas melalui pelatihan ecoprint berbahan alami. Berbagai program tersebut telah menjangkau 37.360 penerima manfaat.

Sementara itu, pada sektor pendidikan, Lazismu menyalurkan berbagai beasiswa, di antaranya Beasiswa Sang Surya, Beasiswa Mentari, dan Muhammadiyah Scholarship Preparation Program (MSPP). Selain itu, terdapat program Save Our School, Peduli Guru, Tablet untuk Pelajar, dan Lazismu Goes to Campus. Sepanjang 2025, pilar pendidikan telah memberikan manfaat kepada 205.630 penerima manfaat.

Di bidang kesehatan, Lazismu mengembangkan layanan Ambulans Gratis, Klinik Apung Said Tuhuleley, Rumah Singgah Pasien, serta program sanitasi masyarakat. Lembaga ini juga mendukung program pemerintah melalui pendampingan pasien tuberkulosis (TBC), pemberian paket nutrisi, dan pencegahan stunting. Seluruh layanan tersebut telah menjangkau 32.361 penerima manfaat.

Adapun pada pilar sosial dan dakwah, Lazismu mencatat 1.952.422 penerima manfaat melalui program pemberdayaan mualaf, pendampingan penyandang disabilitas, pelayanan lansia, distribusi kurban untuk ketahanan pangan, serta berbagai aksi kemanusiaan.

Merespons isu perubahan iklim, Lazismu juga mengembangkan program lingkungan melalui Pelihara Daratmu, Sayangi Lautmu, dan Tanam Pohon yang telah memberikan manfaat kepada 45.550 penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia.

Direktur Utama Lazismu Pusat, Barry Adhitya, menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat menjadi modal utama yang akan terus dijaga melalui penguatan tata kelola kelembagaan.

“Perjalanan Lazismu hingga hari ini tidak terlepas dari kepercayaan para muzaki, donatur, mitra program, pemerintah, serta masyarakat penerima manfaat. Kepercayaan tersebut menjadi amanah yang terus kami jaga melalui tata kelola yang profesional, transparan, akuntabel, dan berdampak,” ujarnya.

Penghimpunan Lampaui Target

Lazismu mencatat penghimpunan dana nasional sepanjang 2025 mencapai Rp792.963.027.166,23, atau 153 persen dari target sebesar Rp519.784.511.511. Dengan demikian, penghimpunan melampaui target sebesar Rp273.178.515.655,23.

Pada periode yang sama, penyaluran dana mencapai Rp641.321.126.158,69, atau sekitar 81 persen dari total dana yang berhasil dihimpun.

“Komitmen kami adalah memastikan setiap amanah yang dititipkan para muzaki dan donatur disalurkan secara tepat sasaran, transparan, akuntabel, serta mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” kata Barry.

Pertumbuhan tersebut melanjutkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan laporan keuangan yang telah diaudit, penghimpunan dana pada 2023 mencapai Rp508,01 miliar dengan penyaluran Rp457,61 miliar. Sementara pada 2024, penghimpunan meningkat menjadi Rp532,24 miliar dan penyaluran mencapai Rp519,60 miliar.

Pertahankan Akreditasi dan Opini WTP

Dari sisi tata kelola, Lazismu mempertahankan Akreditasi A dari Kementerian Agama Republik Indonesia secara berturut-turut pada periode 2019–2024. Selain itu, laporan keuangan Lazismu juga secara konsisten memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik selama enam tahun berturut-turut.

Lazismu juga meraih berbagai penghargaan nasional, di antaranya IMZ Award, BAZNAS Award, Forum Zakat Award, Indonesia Fundraising Award, SDGs Award Bappenas, SNI Award, hingga SDGs Action Award.

Puncak Milad Digelar di Perpustakaan Nasional

Puncak peringatan Milad ke-24 Lazismu dijadwalkan berlangsung pada Rabu (29/7/2026) di Aula Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta Pusat.

Kegiatan tersebut akan dihadiri jajaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Kementerian Agama Republik Indonesia, mitra dunia usaha, media massa, muzaki, serta berbagai mitra strategis Lazismu.

Rangkaian acara meliputi penyampaian amanat milad oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah, peluncuran kolaborasi kemitraan pemberdayaan masyarakat, bedah buku “Jurnalisme Filantropi: Media dan Visi Kesejahteraan”, serta pertandingan persahabatan mini soccer yang melibatkan Lazismu, Forum Zakat, POROZ, dan Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama.

Melalui momentum Milad ke-24, Lazismu menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat integrasi tata kelola, mengoptimalkan potensi amil, dan menghadirkan program pemberdayaan yang inovatif serta berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.