Muhammadiyah Buka Pos Layanan Darurat di Tiga Provinsi Terdampak Banjir

Muhammadiyah Buka Pos Layanan Darurat di Tiga Provinsi Terdampak Banjir
Ilustrasi relawan Muhammadiyah/ Foto: muhammadiyah.or.id.

TVMU.TV - Satu pekan pasca banjir, situasi di sejumlah wilayah Aceh dan Sumatera masih dalam kondisi darurat. Air yang belum sepenuhnya surut, terputusnya jaringan komunikasi, dan rusaknya akses jalan membuat ribuan warga terisolasi dan kesulitan mendapatkan bantuan pokok.

Wakil Ketua Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) PP Muhammadiyah, Indrayanto, dalam keterangannya pada Senin (1/12) melaporkan kondisi yang masih sangat memprihatinkan.

“Sebagian wilayah mengalami pemadaman listrik dan komunikasi yang tidak stabil. Akses jalan yang terputus membuat banyak warga terisolasi,” katanya.

Ia menambahkan bahwa keterbatasan bahan pangan menjadi masalah serius di beberapa titik terdampak karena bantuan belum dapat terdistribusi secara merata. Di tengah kondisi ini, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) bergerak cepat untuk melakukan penyelamatan dan evakuasi.

“MDMC Muhammadiyah turut memberikan layanan penyelamatan dan evakuasi kepada warga terdampak. Kelompok rentan seperti ibu hamil, lansia, difabel, anak, dan orang sakit menjadi prioritas,” imbuhnya.

Relawan Muhammadiyah telah mendirikan pos-pos layanan darurat di berbagai titik. Di Aceh, pos-pos aktif tersebar di Langsa, Lhokseumawe, Bireuen, Singkil, dan Bener Meriah, dengan rencana perluasan ke Aceh Tengah dan Aceh Tamiang.

Sementara di Sumatera Utara, pos telah berdiri di Langkat, Tapanuli Selatan, dan Medan. Di Sumatera Barat, distribusi bantuan dilakukan setiap hari dari pos-pos di Agam, Padang Pariaman, Solok, Tanah Datar, dan Pesisir Selatan.

Bantuan yang didistribusikan mencakup makanan, pakaian, hygiene kit, alas tidur, selimut, dan family kit. Untuk menjangkau lokasi terpencil, relawan bahkan menggunakan kapal nelayan karena akses darat masih terputus.

MDMC juga mengidentifikasi kebutuhan mendesak lainnya seperti baby kit, peralatan masak, kebutuhan khusus perempuan, tenda darurat, air bersih, serta layanan kesehatan.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan dedikasi relawan Muhammadiyah, termasuk membantu evakuasi ibu hamil menuju rumah bersalin di tengah genangan air yang masih tinggi di Lhokseumawe. Upaya ini menunjukkan komitmen nyata Muhammadiyah dalam mendampingi masyarakat di saat-saat tersulit.