Muhammadiyah Buka Seleksi Beasiswa Al-Azhar Mesir 2026, Siapkan Kader Ulama Persyarikatan

Muhammadiyah Buka Seleksi Beasiswa Al-Azhar Mesir 2026, Siapkan Kader Ulama Persyarikatan
PP Muhammadiyah kembali membuka pendaftaran seleksi Beasiswa Al-Azhar Mesir 2026. Foto: muhammadiyah.or.id.

TVMU.TV - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah kembali membuka pendaftaran seleksi Beasiswa Al-Azhar Mesir 2026. Program yang memasuki angkatan ketiga ini menjadi bagian dari upaya Muhammadiyah menyiapkan kader ulama dengan penguatan tradisi keilmuan Islam dan penguasaan khazanah keislaman klasik.

Pendaftaran dibuka pada 6–12 Mei 2026. Seleksi akan dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari seleksi administrasi, ujian tertulis, hingga wawancara. Pengumuman akhir hasil seleksi dijadwalkan pada akhir Mei 2026.

Program beasiswa tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama antara Muhammadiyah dan Al-Azhar. Pada Juli 2024, saat kunjungan Grand Syekh Al-Azhar ke Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Jakarta, Al-Azhar memberikan kuota beasiswa bagi 20 kader terbaik Muhammadiyah dari seluruh Indonesia untuk melanjutkan studi di Universitas Al-Azhar, Mesir.

Beasiswa ini mencakup sejumlah fasilitas, antara lain biaya hidup bulanan, tiket pesawat, asrama dan konsumsi, tunjangan kesehatan, fasilitas rekreasi, serta dukungan penunjang akademik lainnya.

Ketua PP Muhammadiyah, Syafiq A. Mughni, mengatakan program tersebut menjadi langkah strategis dalam menyiapkan kader ulama persyarikatan yang memiliki fondasi keilmuan kuat dan mampu menjawab tantangan zaman.

“Muhammadiyah membutuhkan kader-kader ulama persyarikatan yang memiliki wawasan keilmuan dan keturatsan yang kuat. Karena itu, kita perlu mengirimkan lebih banyak kader ke Timur Tengah agar kelak kembali ke Tanah Air dapat memberikan manfaat bagi umat,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).

Menurut Syafiq, keberadaan kader yang menempuh pendidikan di pusat-pusat studi Islam dunia penting untuk memperkuat kapasitas intelektual Muhammadiyah, terutama dalam pengembangan dakwah, pendidikan, dan pemikiran keislaman yang berkemajuan.

Universitas Al-Azhar di Kairo dikenal sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam tertua dan berpengaruh di dunia. Setiap tahun, kampus tersebut menjadi tujuan studi mahasiswa dari berbagai negara, termasuk Indonesia, terutama dalam bidang ilmu syariah, ushuluddin, bahasa Arab, dan studi keislaman.

Melalui program Beasiswa Al-Azhar Mesir 2026, Muhammadiyah berharap semakin banyak kader muda yang memperoleh akses pendidikan global, memperdalam keilmuan Islam, dan kelak berkontribusi bagi penguatan umat serta kemajuan bangsa.