Muhammadiyah dan Daikin Jajaki Kemitraan Strategis, Dorong Efisiensi Energi hingga Pemberdayaan SDM

Muhammadiyah dan Daikin Jajaki Kemitraan Strategis, Dorong Efisiensi Energi hingga Pemberdayaan SDM
Bendahara Umum PP Muhammadiyah, Hilman Latief menerima kunjungan PT Aria Jaya Daikin Indonesia Group untuk menjajaki kemitraan strategis dalam pengembangan solusi tata udara (HVAC), efisiensi energi, serta pemberdayaan sumber daya manusia di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), Rabu (30/7). Foto: muhammadiyah.or.id.

TVMU.TV - Bendahara Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Hilman Latief menerima kunjungan PT Aria Jaya Daikin Indonesia Group untuk menjajaki kemitraan strategis dalam pengembangan solusi tata udara (HVAC), efisiensi energi, serta pemberdayaan sumber daya manusia di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), Rabu (30/7).

Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama jangka panjang yang tidak hanya berfokus pada distribusi produk pendingin udara, tetapi juga penguatan layanan purna jual, pelatihan teknisi, audit energi, hingga pengembangan bisnis melalui Badan Usaha Milik Muhammadiyah (BUMM).

Distributor AC Daikin, Giri Fajar Wibawa, mengatakan Muhammadiyah memiliki potensi pasar yang sangat besar dengan jaringan lembaga pendidikan, rumah sakit, dan berbagai amal usaha yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Potensi market-nya sangat besar dan kami cukup puas dengan hasil evaluasi. Kami juga melihat peluang yang unik karena minimnya kompetisi di wilayah tersebut, sehingga menjadi keuntungan besar untuk dioptimalkan bersama,” ujar Giri Fajar Wibawa.

Menurutnya, kolaborasi ini diharapkan mampu membangun ekosistem bisnis yang saling menguntungkan sekaligus meningkatkan kualitas layanan tata udara yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Dalam pembahasan tersebut, Muhammadiyah dan Daikin menjajaki sejumlah skema kerja sama, mulai dari distribusi khusus untuk jaringan Amal Usaha Muhammadiyah, penguatan layanan purna jual (after-sales service), hingga penyediaan tenaga teknis yang kompeten melalui program pelatihan dan sertifikasi.

Salah satu fokus utama adalah pengembangan kapasitas sumber daya manusia, khususnya bagi mahasiswa dan lulusan sekolah vokasi Muhammadiyah.

Program tersebut dirancang agar mahasiswa Fakultas Teknik maupun siswa SMK Muhammadiyah memperoleh pengalaman magang, pelatihan teknis, hingga sertifikasi di bidang sistem pendingin udara dan efisiensi energi.

Selain itu, kedua pihak juga membahas pentingnya audit energi pada gedung-gedung Muhammadiyah yang telah lama beroperasi untuk meningkatkan efisiensi penggunaan listrik serta menentukan kebutuhan pembaruan sistem pendingin ruangan.

Melalui asesmen tersebut, diharapkan rumah sakit, perguruan tinggi, sekolah, hingga kantor Muhammadiyah dapat mengurangi konsumsi energi sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna fasilitas.

Dalam kesempatan itu, turut dibahas peluang kerja sama melalui Badan Usaha Milik Muhammadiyah (BUMM). Skema kemitraan tersebut diarahkan agar BUMM tidak hanya berperan sebagai distributor, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam berbagai proyek pengadaan sistem tata udara di lingkungan Muhammadiyah.

“Muhammadiyah memiliki jaringan yang sangat luas, mulai dari rumah sakit hingga universitas yang tersebar di seluruh tanah air. Kami melihat peluang besar bagi BUMM Muhammadiyah untuk bermitra dengan Daikin, tidak hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam distribusi dan penyediaan layanan teknis yang andal,” ungkap perwakilan dalam pertemuan tersebut.

Sementara itu, aspek pemberdayaan generasi muda juga menjadi perhatian dalam rencana kolaborasi ini. Pengalaman pelatihan kewirausahaan yang telah berjalan di PDM Jakarta Barat diharapkan dapat direplikasi di berbagai daerah untuk mencetak pelaku usaha baru di bidang tata udara dan layanan teknis.

“Kami mendorong para pemuda untuk serius dan bahkan membentuk PT jika mereka berkomitmen. Kerja sama dapat terjalin di berbagai tingkatan, dan kami ingin menciptakan manfaat bersama,” ujar Hilman.

Ke depan, kedua pihak juga akan mengeksplorasi berbagai bentuk sinergi lain, termasuk pengembangan konsep efisiensi energi dan peningkatan kapasitas teknis di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah.

Melalui penjajakan ini, PP Muhammadiyah berharap kolaborasi dengan Daikin tidak hanya menghadirkan solusi teknologi, tetapi juga memperkuat pemberdayaan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, serta mendukung pengelolaan fasilitas yang lebih hemat energi dan berkelanjutan.