Pasar Ramadan UMP 2026 Catat Omzet Miliaran, BI Dorong Transaksi Digital Lewat QRIS

Pasar Ramadan UMP 2026 Catat Omzet Miliaran, BI Dorong Transaksi Digital Lewat QRIS

TVMU.TV - Gelaran Pasar Ramadan 2026 yang diinisiasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) mencatat transaksi hingga miliaran rupiah. Kegiatan tahunan ini tidak hanya menjadi pusat kuliner takjil, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berbasis UMKM.

Sebagai bentuk apresiasi, Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Purwokerto memberikan penghargaan kepada pedagang dengan volume transaksi tertinggi, khususnya yang menggunakan sistem pembayaran digital QRIS.

Rektor UMP, Jebul Suroso, menyampaikan capaian tersebut mencerminkan ekosistem ekonomi kampus yang sehat dan produktif.

“Kami sangat bersyukur dengan capaian positif yang terus diraih. Angka transaksi yang mencapai miliaran rupiah ini menunjukkan bahwa ekosistem ekonomi di lingkungan kampus sangat sehat dan produktif,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Senin (31/3).

Ia menegaskan, UMP secara konsisten mendukung pengembangan UMKM melalui pendampingan dan fasilitasi agar pelaku usaha dapat berkembang dan naik kelas.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto, Christoveny, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin dalam mendorong digitalisasi transaksi.

“Kami sangat mengapresiasi semangat para pedagang di Pasar Ramadan UMP. Program penghargaan bagi tenant dengan transaksi QRIS terbanyak ini adalah upaya kami untuk mendorong digitalisasi sistem pembayaran secara nyata di masyarakat,” ujarnya.

Data Bank Indonesia menunjukkan, hingga Februari 2026, transaksi QRIS di wilayah Banyumas Raya tumbuh signifikan hingga 298 persen secara tahunan (year on year). Pertumbuhan ini didorong berbagai program edukasi digital, seperti QRIS Goes to Campus dan promosi transaksi non-tunai di sektor UMKM dan pariwisata.

Pada ajang tersebut, tiga pedagang meraih penghargaan transaksi QRIS terbanyak, yakni Yogi (Basreng Sultan), Fina Herlinawati (Fina Food), dan Rasono (Siomay).

Salah satu pemenang, Fina Herlinawati, mengaku capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus mengembangkan usahanya.

“Saya sangat senang, ini menjadi energi positif untuk terus semangat berjualan. Walaupun perjalanannya tidak mudah karena harus membagi waktu antara produksi, promosi, dan mengerjakan skripsi, namun niat saya membantu orang tua membuat semua tantangan terasa ringan,” ungkapnya.

Ia juga menilai penggunaan QRIS sangat membantu dalam transaksi dan pencatatan keuangan.

“Semua transaksi tercatat otomatis secara digital, jadi saya bisa pantau pemasukan dengan mudah tanpa takut salah hitung. Usaha jadi terlihat lebih profesional dan terpercaya,” tutupnya.

Keberhasilan Pasar Ramadan UMP 2026 menjadi contoh konkret sinergi antara kampus, otoritas moneter, dan pelaku UMKM dalam mendorong ekonomi digital sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.