PCIM Pakistan Gelar Webinar Internasional 'Cendekia Berkata'
TVMU.TV - Dalam rangka memperingati Milad Muhammadiyah ke-113, Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Pakistan menggelar webinar internasional bertajuk “Cendekia Berkata” pada Ahad (5/10).
Kegiatan ini dilaksanakan secara luring dari Rumah Dakwah Muhammadiyah Islamabad, Pakistan. Acara tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai daerah, baik dari dalam maupun luar negeri.
Antusiasme peserta tampak dari partisipasi aktif yang datang dari wilayah Aceh, Padang, Lampung, Semarang, Pemalang, Banjarmasin, Bogor, Pasuruan, Depok, Madura, dan Cilegon, serta dari luar negeri seperti Brunei Darussalam.
Kehadiran lintas wilayah dan negara ini menunjukkan luasnya jangkauan dakwah Muhammadiyah serta semangat kolaborasi warga persyarikatan di tingkat global.
Tiga narasumber dihadirkan dalam kegiatan ini, masing-masing memberikan kontribusi pemikiran yang mendalam seputar integrasi keilmuan, spiritualitas, dan nilai-nilai Islam dalam konteks kehidupan modern.
Narasumber pertama, Dewi Nur Aisyah, menyampaikan materi tentang “Integrasi Keilmuan dan Spiritualitas dalam Kehidupan Seorang Muslim.”
Dalam paparannya, ia menegaskan pentingnya keseimbangan antara ilmu dan spiritualitas agar seorang ilmuwan tidak kehilangan nilai ketuhanan dalam dirinya.
“Spiritualitas akan menjadikan seorang ilmuwan menjadi seorang hamba dengan keilmuan yang dimilikinya, bukan menjadikannya seorang Tuhan dengan ilmu yang dimilikinya,” jelas Dewi.
Selanjutnya, Sherly Annavita Rahmi membawakan materi berjudul “Karakter, Nilai, dan Jati Diri: Pilar Pelajar Muslim Global.”
Dia menekankan pentingnya menjaga semangat perjuangan, keyakinan, serta integritas diri dalam menghadapi tantangan zaman.
“Harapan, keyakinan, dan cita-cita harus terus diperjuangkan,” ujarnya.
“Apa pun masa depan yang kita miliki, itu tetap harus diperjuangkan, sekalipun sudah jelas di depan mata. Sebagai manusia, kita hanya perlu berikhtiar; bagaimana hasilnya, itu adalah pilihan Sang Maha Kuasa,” tambah Dewi.
Sementara itu, Vier Agi Leventa membahas topik “Kemajuan atau Keterasingan? Menimbang Arah Inovasi dengan Kompas Nilai Islam.”
Pada materinya, ia mengajak para intelektual muda untuk menimbang arah inovasi agar tetap berpijak pada nilai-nilai Islam dan kemaslahatan umat.
Melalui kegiatan ini, PCIM Pakistan berharap agar semangat Milad Muhammadiyah ke-113 dapat menjadi momentum untuk memperkuat peran intelektual Muslim dalam membangun peradaban yang berkemajuan.
Acara ini juga menjadi wadah bagi warga Muhammadiyah di mancanegara untuk saling berbagi gagasan, memperluas jejaring, dan memperteguh komitmen dakwah Islam yang berlandaskan ilmu, nilai, dan spiritualitas.